Saham seperti SanDi ini, volatilitas hariannya besar. Sebenarnya sebagian besar waktunya bergerak cukup teratur, dan kelanjutan trennya juga kuat. Tidak peduli itu koreksi level harian dan mingguan dari akhir Juni sampai pertengahan-bawah Juli, atau pantulan setelah oversold di tengah jalan, serta pembalikan brutal yang terjadi pada malam sebelumnya—dalam sebagian besar waktu, hasilnya bagus untuk profit. Namun justru karena volatilitas hariannya besar, pasar ini lebih cocok untuk melakukan dengan posisi yang sedikit lebih konservatif dan leverage yang rendah: pelan-pelan tapi konsisten, akumulasi keuntungan sedikit demi sedikit; dalam satu-dua bulan, tetap bisa menghasilkan uang besar. Volatilitas harian yang besar tidak cocok untuk entry dengan posisi berat (heavy position), karena kalau “head” (porsi depan) terlalu berat, akan sulit untuk melakukan penyesuaian. SanDi sudah menyelesaikan koreksi besar dalam satu bulan, dan dalam setengah bulan sudah memulihkan separuh dari total penurunan—ritmenya sangat cepat. Karena cepat, posisi berat lebih mudah “mati”. Satu-satunya standar untuk posisi berat yang kami lakukan adalah: pastikan saat mulai ditambah, kondisi pasar sudah dalam keadaan profit mengambang. Ketika tren berlanjut, tambahkan posisi long saat menembus resistance sebelumnya; atau tambah posisi short saat breakdown di bawah support sebelumnya—lalu menumpuk profit dengan memanfaatkan keuntungan yang sudah ada. Ini adalah cara posisi berat yang paling stabil. Misalnya kemarin terjadi penembusan kedua di 1581 lalu menambah long, 1626 ambil profit untuk separuh; setelah penembusan kedua lagi di 1626, tambah lagi, lalu 1680 ambil profit. Inilah cara menumpuk profit secara stabil: ritme yang sejalan (trend-following) dan cocok untuk posisi berat.
Posisi berat harus “cepat dan tuntas”, karena kamu tidak punya amunisi tanpa batas, dan tidak tahan terhadap volatilitas besar; kamu hanya bisa mengakhiri perang dengan cepat di bawah pengamatanmu sendiri. Ini seperti dua pasukan zaman dahulu yang berhadap-hadapan: salah satu bertahan dan tidak menyerang, sedangkan yang lain persediaan makanannya tidak cukup sehingga hanya bisa mencari keputusan cepat. Kalau ditunda satu hari saja, para prajurit akan mulai gelisah, disiplin dan moral akan mengendur. Hanya jika logistik melimpah, barulah bisa bertahan dalam perang panjang hingga menghabisi lawan; jadi posisi yang konservatif lebih sanggup untuk memegang swing jangka menengah-panjang. Misalnya spcx turun koreksi ke 104, lalu kamu bottom-fishing, mencapai 130; setelah itu ada retest sekitar 105, baru kemudian terdorong naik mendekati 150. Kalau kamu ingin langsung dari 104 ke 150 tanpa memperhatikan besarnya volatilitas di tengah jalan, itu bukan hal yang mudah. Jadi saat itu saya bilang: kalau kamu ingin memegang tren untuk posisi jangka menengah-panjang, kamu harus menempatkan level stop/likuidasi di bawah 100, menahan hal yang tidak bisa ditahan kebanyakan orang. Lakukan sesuai kemampuan: kalau tidak bisa, yang terbaik hanya mengejar skenario cepat untuk trading jangka pendek.
Posisi berat harus “cepat dan tuntas”, karena kamu tidak punya amunisi tanpa batas, dan tidak tahan terhadap volatilitas besar; kamu hanya bisa mengakhiri perang dengan cepat di bawah pengamatanmu sendiri. Ini seperti dua pasukan zaman dahulu yang berhadap-hadapan: salah satu bertahan dan tidak menyerang, sedangkan yang lain persediaan makanannya tidak cukup sehingga hanya bisa mencari keputusan cepat. Kalau ditunda satu hari saja, para prajurit akan mulai gelisah, disiplin dan moral akan mengendur. Hanya jika logistik melimpah, barulah bisa bertahan dalam perang panjang hingga menghabisi lawan; jadi posisi yang konservatif lebih sanggup untuk memegang swing jangka menengah-panjang. Misalnya spcx turun koreksi ke 104, lalu kamu bottom-fishing, mencapai 130; setelah itu ada retest sekitar 105, baru kemudian terdorong naik mendekati 150. Kalau kamu ingin langsung dari 104 ke 150 tanpa memperhatikan besarnya volatilitas di tengah jalan, itu bukan hal yang mudah. Jadi saat itu saya bilang: kalau kamu ingin memegang tren untuk posisi jangka menengah-panjang, kamu harus menempatkan level stop/likuidasi di bawah 100, menahan hal yang tidak bisa ditahan kebanyakan orang. Lakukan sesuai kemampuan: kalau tidak bisa, yang terbaik hanya mengejar skenario cepat untuk trading jangka pendek.