Jangan menyalahkan Escrow saat Anda sendiri yang melepas "asuransi" P2P!

90% kasus rekening bank dibekukan karena terlibat dana kotor (Black Money/AML) atau kehilangan Fiat sepenuhnya bukan berasal dari celah Binance, melainkan dari kelalaian saat sengaja melepas mekanisme perlindungan sistem.

Studi Kasus: Seorang Trader melihat Merchant mengabarkan "bank sedang maintenance", lalu meminta transaksi di luar Escrow atau menerima pembayaran dari rekening orang ketiga (Third-party Payment). Hasilnya: menerima dana kotor yang tepat berasal dari kasus hack/scam lain, lalu rekening bank diblokir total (Frozen Account) atas permintaan penyelidikan.

Checklist "bertahan hidup" agar P2P aman:

Strictly No Third-Party: Nama rekening bank pengirim WAJIB 100% sama dengan nama verifikasi KYC di Binance. Selisih 1 karakter = tolak & sengketakan segera.

Never Release Early: Baru klik "Payment Received" ketika uang sudah masuk ke aplikasi Mobile Banking. Jangan percaya SMS bank, jangan percaya foto bukti transfer!

Keep On-Platform: Semua kesepakatan via Tele/Zalo untuk transaksi di luar platform adalah jebakan untuk menghancurkan Escrow.

Anda lebih memilih Merchant dengan harga lebih menarik 10-20 rupiah atau lebih memprioritaskan Completion Rate > 98% dan akun yang sudah lama?

Tag @Binance Vietnam
Hashtag: #BinanceP2PAnToan