P2P selesai, saya punya kebiasaan yang tidak saya tinggalkan: jangan buru-buru menghapus apa pun.

Dulu saya sering mengira bahwa setelah transaksi selesai, semuanya sudah beres.

Belakangan, setelah trading lebih banyak, saya baru sadar bahwa Order ID, bukti struk, dan riwayat chat sebenarnya cukup penting kalau ada hal yang perlu dicocokkan.

Jadi setelah setiap transaksi, saya biasanya menyimpan:

* Order ID dan informasi transaksi.
* Struk atau bukti pembayaran.
* Riwayat chat dalam order.
* Informasi pihak lawan dan akun pembayaran yang digunakan.

Saya juga selalu menyimpan transaksi di Binance, daripada memindahkannya ke penanganan di luar.

Karena P2P punya escrow, chat dalam order, dan mekanisme Appeal. Kalau ada masalah, informasi-informasi ini membantu saya memiliki data yang lengkap untuk memeriksa dan menghubungi Support.

Sedangkan saat trading, prinsipnya tidak berubah:

Orang yang tepat. Akun yang tepat. Uang yang diterima barulah Release.

Keamanan P2P tidak hanya soal tahu cara memulai transaksi.

Tapi juga tahu apa yang perlu disimpan saat transaksi berakhir.

#binancep2pantoan @Binance Vietnam