Saya punya satu hal yang saya sadari ketika mencoba memikirkan mengapa sebuah peringatan yang muncul tepat pada waktunya masih bisa terlewat, bahkan ketika desainnya sudah sesuai di Binance P2P. Masalahnya tidak hanya pada timing, tetapi juga pada peringatan itu datang dari mana.

Sebuah baris teks peringatan otomatis dari sistem, yang muncul saat Anda sedang mengobrol dengan orang sungguhan, mudah bagi otak untuk mengelompokkannya sebagai “notifikasi latar”— mirip pop-up yang familiar yang sudah dipelajari pengguna untuk dilewati begitu saja, tanpa membaca isi di dalamnya secara saksama. Ini adalah bentuk yang cukup umum berupa kebiasaan (habituation) terhadap sistem peringatan yang berulang: pertama kali menarik perhatian, lalu pada kesempatan berikutnya otak mulai memprosesnya sebagai gangguan (noise), terutama jika peringatan itu tampil dengan format yang identik setiap kali, tanpa menyesuaikan dengan tingkat keparahan situasi yang spesifik.

Hal ini mengisyaratkan bahwa efektivitas sebuah peringatan tidak hanya bergantung pada apakah ia muncul pada waktu yang tepat, tetapi juga pada apakah ia cukup berbeda untuk melewati ambang kebiasaan—misalnya dengan mengubah bentuk tampilan sesuai tingkat risiko, alih-alih menggunakan satu pola peringatan yang sama untuk semua situasi sensitif.

Self-critique: ini adalah penalaran dari fenomena kebiasaan terhadap peringatan secara umum dalam desain produk, bukan data spesifik tentang bagaimana pengguna Binance P2P merespons berbagai jenis peringatan dalam situasi nyata.

Saya sedang menunggu untuk melihat apakah Binance P2P melakukan eksperimen dengan bentuk-bentuk peringatan yang berbeda berdasarkan tingkat risiko, alih-alih menggunakan satu pola peringatan tetap untuk semua situasi yang sensitif.
#binancep2pantoan @Binance Vietnam $TUT