Wirausaha situs dewasa beralih ke “ibu AI” Setelah jadi: Rahasia masa lalu Cami Clark, istri CEO Anthorpic

Istri dan pendiri bersama sekaligus CEO Anthropic, Dario Amodei, bernama Cami Clark, meski tidak memegang jabatan resmi di perusahaan, justru menjadi sosok kunci yang memperkenalkan mantan CEO Google, Eric Schmidt, untuk berinvestasi serta mengatur peta hubungan politik di balik layar. Riwayatnya pernah menggalang dana bersama pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein, kini turut diperiksa secara menyeluruh seiring persiapan perusahaan menuju IPO.

Pengambil keputusan di balik layar tanpa jabatan: Pengaruh nyata Cami Clark
Laporan investigasi terbaru dari The Wall Street Journal dan The Information mengungkapkan bahwa Cami Clark, istri Dario Amodei, meski tidak memiliki posisi formal apa pun di Anthropic, pada praktiknya berperan penting dalam lingkaran pengambilan keputusan inti perusahaan.
Orang-orang yang mengenal pasangan ini menggambarkannya sebagai penasihat strategi penting bagi Amodei. Kepribadiannya lebih ekstrover dibanding Amodei: ia secara aktif menjalin kontak dengan para investor, tokoh-tokoh pemerintahan, dan berbagai pihak lain selama bertahun-tahun—lalu mengantar mereka kepada CEO Anthropic tersebut.
Ia kerap ikut Amodei dalam berbagai acara penting, seperti Forum Ekonomi Dunia di Davos, acara besar di New Delhi, serta Allen & Co. Sun Valley Conference. Kehadirannya sulit diabaikan ketika pihak luar mengamati dinamika manajemen puncak Anthropic.

Berangkat dari keluarga pekerja kelas menengah untuk masuk lingkaran teknologi San Francisco: berawal dari wirausaha situs dewasa yang ditujukan perempuan
Laporan menyebut Clark tumbuh di keluarga pekerja kelas menengah di Reno, Nevada. Sejak muda ia terjun ke dunia kerja. Ia kemudian pindah ke wilayah Teluk San Francisco, menempuh studi arsitektur di California College of the Arts, dan bekerja di perusahaan furnitur kantor Herman Miller sebagai pengembang bisnis.

Karier kewirausahaannya dimulai pada 2009: ia bersama Michelle Capocefalo mendirikan perusahaan film dewasa yang ditujukan perempuan, Eddice, dengan upaya menyajikan standar produksi yang lebih tinggi dan sudut pandang perempuan di industri hiburan dewasa yang selama ini didominasi laki-laki. Namun, karena sifat industri yang sulit menarik investor tradisional, kebutuhan dana Eddice terus mendesak. Pada akhirnya perusahaan hanya berhasil mengumpulkan beberapa ratus ribu dolar, jauh dari target, dan situsnya berhenti diperbarui sekitar 2013.

Laporan: Clark beberapa kali berupaya mencari investasi Epstein namun gagal
Di masa penggalangan dana Eddice yang tengah kesulitan, pada 2011 Clark bersama Capocefalo membangun komunikasi dengan Epstein melalui perkenalan dari pialang literatur John Brockman. Saat itu Epstein telah mengaku bersalah pada 2008 dengan tuduhan “mendorong anak di bawah umur melakukan transaksi seksual”.
Clark pernah mengirim naskah secara langsung kepada Epstein, dengan pilihan kata yang jelas bernada menarik. Setelah itu ia juga bertanya apakah Epstein tertarik ikut dalam putaran pendanaan baru. Epstein akhirnya menolak dengan alasan tidak dapat berinvestasi pada konten televisi yang berhubungan dengan seks.
Clark lalu segera merekomendasikan sebuah aplikasi penurunan berat badan berbasis komunitas yang ditujukan untuk perempuan. Pertukaran pesan keduanya berlangsung sekitar dua tahun, termasuk undangan sosial dan tautan LinkedIn, sementara Epstein tidak pernah berinvestasi di Eddice.

Setelah Eddice dinyatakan gagal, pada 2013 Clark beralih ke bidang kesehatan perempuan dengan mendirikan Female Algorithm Technologies. Rencananya membangun jaringan klinik pemeriksaan kesehatan perempuan kelas atas di Los Angeles dan New York. Startup ini juga mendapat pendanaan dari mantan CEO Google, Eric Schmidt, dan dari sinilah ia kemudian bertemu Amodei. Keduanya dikabarkan mulai menjalin hubungan sekitar 2014.

Karena Female Algorithm Technologies pada akhirnya tidak berkembang sesuai harapan, pada 2016 Clark bergabung dengan perusahaan virtual reality, Leap Motion, sebagai kepala pendapatan. Pada periode itu ia bertemu dengan Mira Murati, yang kemudian menjabat sebagai CTO OpenAI.

Koneksi dengan Schmidt yang pada akhirnya mendorong investasi ke Anthropic—“dana ibu bagi AGI” yang kandas di dalam rancangan—bermula dari latar belakang hubungan Clark dan Schmidt
Orang dalam mengungkapkan bahwa saat Amodei masih bekerja di OpenAI, Clark telah lebih dulu secara proaktif memperkenalkan paper risetnya ke kalangan konglomerat teknologi. Pada 2020, Amodei dan saudari kandungnya Daniela Amodei secara bertahap meninggalkan OpenAI dan mendirikan Anthropic. Clark kemudian langsung memanfaatkan koneksi yang telah terjalin dengan Schmidt untuk mempertemukan pihak terkait.
Kabarnya, Schmidt terkesan setelah mengunjungi apartemen mereka di San Francisco pada 2018, dan pada 2021 ia ikut serta dalam putaran pendanaan A Anthropic senilai 124 juta dolar AS.

Pada Februari 2021, Clark mengajukan proposal setebal 40 halaman kepada Schmidt. Proposal itu merencanakan pembentukan venture capital fund bernama “Mother of AGI Fund”, dengan target mengoordinasikan keuntungan investasi Schmidt sekaligus menyebarkan dukungan secara luas ke ekosistem AGI. Skala penggalangan dananya disebut mencapai miliaran dolar. Namun, rencana ini mendapat penolakan keras di dalam Anthropic dari Daniela Amodei dan para co-founder lainnya. Alasannya: terdapat konflik kepentingan karena hubungan pribadi Clark dengan CEO. Pada akhirnya, Schmidt memilih berinvestasi langsung ke Anthropic, tanpa melalui struktur dana tersebut.

Masuk ke ranah politik: sorotan yang diperbesar sebelum IPO Anthropic
Seiring hubungan Anthropic dengan pemerintah AS makin sensitif, peran Clark pun meluas ke bidang politik. Setelah Amodei berseteru dengan Gedung Putih karena menolak permintaan pemerintah Trump agar pembatasan penggunaan Claude di Pentagon, Clark dilaporkan aktif mewakili Anthropic melakukan negosiasi politik—berhadapan dengan kubu Trump...