KPMG Mendukung Tether: Audit Komprehensif Pertama Mendapat Opini “Tanpa Modifikasi”

Pada 14 Agustus, penerbit stablecoin Tether mengumumkan bahwa KPMG Amerika telah menyelesaikan audit atas seluruh laporan keuangan tahun 2025 entitas penerbit inti USDT, Tether International. KPMG memberikan opini “tanpa modifikasi” terhadap audit laporan keuangan Tether—ini juga merupakan audit keuangan independen lengkap pertama yang secara resmi diwujudkan untuk operasional Tether selama bertahun-tahun.

Menurut konfirmasi juru bicara KPMG Amerika, audit kali ini dilakukan secara ketat sesuai standar yang ditetapkan oleh American Institute of Certified Public Accountants, mencakup seluruh kondisi keuangan Tether International, termasuk neraca lengkap, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas.

Hasil audit menunjukkan bahwa pada akhir 2025, dana cadangan perusahaan Tether lebih tinggi dibandingkan liabilitas sebesar 6,8 miliar dolar AS, sehingga kondisi keuangan dinilai kuat.

Perlu dicatat bahwa KPMG melakukan pengecekan fisik dan verifikasi atas setiap emas batangan yang dimiliki Tether, bukan hanya mengandalkan laporan pihak ketiga, yang mencerminkan ketelitian audit.

Ardoino secara khusus menekankan bahwa audit ini mencakup “laporan keuangan lengkap” dari entitas penerbit, di mana setiap pos telah diuji dan diverifikasi secara substantif secara independen, bukan melalui pengambilan sampel atau peninjauan selektif. Ini memiliki bobot tersendiri mengingat perusahaan yang sejak 2017 berkali-kali berjanji “audit akan segera dilakukan” tersebut akhirnya benar-benar mewujudkannya.

Menengok ke masa lalu, Tether beberapa kali menghadapi sanksi regulator terkait isu transparansi. Pada 2017, Tether pertama kali menunjuk Friedman LLP untuk melakukan audit keuangan, namun kerja sama dihentikan sebelum selesai. Sejak itu, pernyataan bahwa “audit akan segera dilakukan” muncul berulang kali selama bertahun-tahun, tetapi tetap tidak terealisasi.

Memasuki 2021, Tether menghadapi tuduhan terkait dana cadangan, lalu menyelesaikan kesepakatan dengan Jaksa Agung Negara Bagian New York dan CFTC secara berurutan, dengan total pembayaran denda hampir 60 juta dolar AS.

Setelah itu, Tether mulai merilis secara berkala bukti dana cadangan yang disusun oleh BDO Italia, tetapi laporan semacam ini hanyalah “snapshot” pada titik waktu tertentu, bukan audit keuangan atas satu tahun fiskal secara penuh.

Pada bulan Maret tahun ini, Tether mengumumkan bahwa pihaknya menunjuk salah satu dari empat firma akuntansi besar untuk melakukan audit keuangan pertama, pada saat itu tanpa mengungkapkan nama spesifik—dan kini tentu saja sudah jelas.

Sebagai rangkuman, hasil audit ini tidak hanya memperkuat kepercayaan investor terhadap Tether dan USDT, tetapi juga menetapkan standar baru transparansi bagi industri stablecoin secara keseluruhan, atau mendorong lebih banyak investor institusional untuk masuk ke bidang kripto.

#毕马威Tether审计报告