Aku sudah membuka aplikasi perbankanku dan sedang menggulir untuk transfer ketika pesan itu masuk.
“Pembayaran selesai. Silakan lepaskan. Pesanan sesuai dengan jumlah yang kita bahas.” Angkanya persis. Ketelitian itulah yang membuat ibu jariku melayang. Hanya orang yang ada di dalam transaksi yang seharusnya tahu angka itu dengan begitu bersih, pikirku.
Tapi ternyata angkanya tidak pernah bersifat rahasia. Angka itu terlihat di detail pesanan sejak transaksi dibuka. Mengetahui jumlahnya hanya membuktikan bahwa mereka bisa membaca layar yang sama denganku. Itu tidak membuktikan uangnya sudah tiba.
Aku menutup aplikasi dan memulai lagi. Pertama, aku memeriksa tingkat penyelesaian pihak lawan dan badge merchant. Lalu aku mencocokkan nama pembayaran dengan nama Binance yang sudah terverifikasi. Hanya setelah masuk kembali ke bankku sendiri dan mengonfirmasi saldo langsung barulah aku mempertimbangkan untuk melepaskan. Kriptonya masih terkunci di escrow sepanjang waktu. Menjaga percakapan tetap berada di dalam platform adalah satu-satunya alasan aku masih punya catatan yang bersih jika terjadi sesuatu yang salah.
Informasi bersama menciptakan rasa kedekatan yang semu. Sistem dirancang agar kedekatan tidak pernah menggantikan verifikasi.
Aku masih memikirkan betapa biasa terdengar pesan itu, dan seberapa dekat “biasa” bisa meleset menuju sesuatu yang tak bisa dibatalkan.
@Binance Vietnam #BinanceP2PAnToan
“Pembayaran selesai. Silakan lepaskan. Pesanan sesuai dengan jumlah yang kita bahas.” Angkanya persis. Ketelitian itulah yang membuat ibu jariku melayang. Hanya orang yang ada di dalam transaksi yang seharusnya tahu angka itu dengan begitu bersih, pikirku.
Tapi ternyata angkanya tidak pernah bersifat rahasia. Angka itu terlihat di detail pesanan sejak transaksi dibuka. Mengetahui jumlahnya hanya membuktikan bahwa mereka bisa membaca layar yang sama denganku. Itu tidak membuktikan uangnya sudah tiba.
Aku menutup aplikasi dan memulai lagi. Pertama, aku memeriksa tingkat penyelesaian pihak lawan dan badge merchant. Lalu aku mencocokkan nama pembayaran dengan nama Binance yang sudah terverifikasi. Hanya setelah masuk kembali ke bankku sendiri dan mengonfirmasi saldo langsung barulah aku mempertimbangkan untuk melepaskan. Kriptonya masih terkunci di escrow sepanjang waktu. Menjaga percakapan tetap berada di dalam platform adalah satu-satunya alasan aku masih punya catatan yang bersih jika terjadi sesuatu yang salah.
Informasi bersama menciptakan rasa kedekatan yang semu. Sistem dirancang agar kedekatan tidak pernah menggantikan verifikasi.
Aku masih memikirkan betapa biasa terdengar pesan itu, dan seberapa dekat “biasa” bisa meleset menuju sesuatu yang tak bisa dibatalkan.
@Binance Vietnam #BinanceP2PAnToan