Menganalisis data terbaru mengenai inflasi produsen (PPI) dan pasar tenaga kerja AS. Untuk aset berisiko, paketnya cenderung positif, karena tekanan harga ternyata lebih lemah dari perkiraan (berbeda dengan data inflasi konsumen kemarin, di mana semuanya masih sesuai dengan estimasi). Pasar tenaga kerja pun sedikit mendingin, NAMUN masih belum ada tanda-tanda memburuknya ekonomi secara tajam.

Indikator utama:

- PPI keseluruhan - 0,0% m/m pada perkiraan +0,2% dan sebelumnya -0,1%;

- PPI inti - +0,2% m/m pada perkiraan +0,3% dan sebelumnya +0,4%;

- PPI keseluruhan - 4,7% y/y pada perkiraan 4,9% dan sebelumnya 5,5%;

- PPI inti - 4,2% y/y pada perkiraan 4,2% dan sebelumnya 4,7%;

- permohonan awal tunjangan pengangguran - 209 ribu pada perkiraan 202 ribu dan sebelumnya 200 ribu;

- permohonan berulang - 1,777 juta pada perkiraan 1,800 juta dan sebelumnya 1,799 juta.

Apa artinya bagi perekonomian AS?

Yang paling penting: tekanan inflasi di level produsen memang cukup jelas sedang melemah.

PPI keseluruhan selama sebulan sama sekali tidak naik, padahal pasar mengharapkan kenaikan. Indikator inti juga ternyata lebih lemah dari perkiraan, meski sedikit.

Dinamika tahunan yang jauh lebih informatif: PPI keseluruhan melambat sekaligus dari 5,5% menjadi 4,7%, sedangkan PPI inti dari 4,7% menjadi 4,2%. Ini sangat baik dan terasa. Jika tren ini berlanjut, tekanan terhadap inflasi konsumen pada bulan-bulan berikutnya juga seharusnya berkurang.

Dari sisi pasar tenaga kerja, kondisinya juga cukup nyaman bagi pasar aset berisiko. Pemutusan hubungan kerja bertambah sedikit, NAMUN permohonan berulang turun dan hasilnya lebih baik daripada perkiraan. Ini bukan seperti memburuknya pasar tenaga kerja secara tajam yang biasanya memaksa orang teringat pada resesi.

Jadi kombinasi yang hampir sempurna untuk pasar: tekanan inflasi melemah, pasar tenaga kerja secara bertahap mendingin, NAMUN ekonomi belum menunjukkan tanda-tanda anjlok.

Setelah data-data ini, argumen untuk The Fed agar menaikkan suku bunga lagi menjadi makin sedikit.

Termasuk setelah laporan kemarin tentang inflasi konsumen, di mana inflasi konsumen tahunan juga turun, dan pasar tenaga kerja dalam beberapa minggu terakhir sudah mulai menunjukkan pelemahan pada NFP, ADP, JOLTS, serta beberapa indeks ketenagakerjaan tertentu.

Sekarang ditambah lagi dengan PPI yang lebih lemah.

Benar, ada dua batasan.

Pertama, angka-angka PPI tahunan absolut masih tinggi. Mengatakan bahwa masalah inflasi sudah selesai, terlalu dini.

Kedua, The Fed terutama berpatokan pada Indeks Biaya Konsumsi Pribadi, sehingga laporan hari ini penting sebagai sinyal inflasi sementara, bukan sebagai argumen final untuk mengubah suku bunga.