Masalah di Selat Hormuz makin besar gaungnya. Beberapa hari lalu, Trump juga mengklaim AS “sepenuhnya mengendalikan” selat itu, membuat semacam “tembok baja” untuk memblokir—hasilnya, Iran langsung menampar balik: selat itu tetap diblokir. Kalau tidak memenuhi syarat, tidak akan dibuka.
Sekarang volume lalu lintas sudah turun ke level terendah dalam 3 bulan, sementara cadangan minyak global sedang dikuras dengan gila-gilaan. IEA memprediksi pada kuartal ini global akan kekurangan 1,8 juta barel minyak per hari. Kenaikan harga minyak kali ini cukup brutal; $BTC sebagai aset lindung nilai seharusnya bisa ikut diuntungkan.
Di pihak Ukraina juga tidak ada yang benar-benar tenang. Rusia menyerang pelabuhan Izmail, lalu Ukraina membalas dengan meledakkan Novorossiysk di Laut Hitam milik Rusia—bahkan terminal ekspor gandum ikut dihantam. Jalur pelayaran di Laut Hitam pada dasarnya lumpuh, dan gandum Ukraina jadi tersangkut di dalam negeri dan tidak bisa keluar.
Yang lebih menarik lagi, ada orang yang ternyata ingin menggunakan rudal untuk menyerang Air Force One. Setelah mengetahui informasi tersebut, Trump langsung ganti pesawat secara darurat dengan mode rahasia. Nyalinya juga memang besar.
Kementerian Keuangan AS sekarang melakukan “aksi kemarahan ekonomi” terhadap Iran (nama ini terdengar cukup lucu), dengan tujuan menekan Iran agar tunduk lewat sanksi. Tapi pihak Iran terlihat cukup keras kepala. Mereka bilang, “Tuhan lebih besar dari kekuatan mana pun di bumi ini,” nada bicaranya tidak kecil.
Geopolitik makin kacau. Pasar aset kripto mungkin akan kedatangan lebih banyak dana untuk lindung nilai. $ETH dan $SOL dua hari ini masih terbilang stabil, tapi keseluruhannya tetap tergantung bagaimana situasi berkembang.
#Bitcoin #Crypto #OPEC #Geopolitics #Hormuz
NFA DYOR
Sekarang volume lalu lintas sudah turun ke level terendah dalam 3 bulan, sementara cadangan minyak global sedang dikuras dengan gila-gilaan. IEA memprediksi pada kuartal ini global akan kekurangan 1,8 juta barel minyak per hari. Kenaikan harga minyak kali ini cukup brutal; $BTC sebagai aset lindung nilai seharusnya bisa ikut diuntungkan.
Di pihak Ukraina juga tidak ada yang benar-benar tenang. Rusia menyerang pelabuhan Izmail, lalu Ukraina membalas dengan meledakkan Novorossiysk di Laut Hitam milik Rusia—bahkan terminal ekspor gandum ikut dihantam. Jalur pelayaran di Laut Hitam pada dasarnya lumpuh, dan gandum Ukraina jadi tersangkut di dalam negeri dan tidak bisa keluar.
Yang lebih menarik lagi, ada orang yang ternyata ingin menggunakan rudal untuk menyerang Air Force One. Setelah mengetahui informasi tersebut, Trump langsung ganti pesawat secara darurat dengan mode rahasia. Nyalinya juga memang besar.
Kementerian Keuangan AS sekarang melakukan “aksi kemarahan ekonomi” terhadap Iran (nama ini terdengar cukup lucu), dengan tujuan menekan Iran agar tunduk lewat sanksi. Tapi pihak Iran terlihat cukup keras kepala. Mereka bilang, “Tuhan lebih besar dari kekuatan mana pun di bumi ini,” nada bicaranya tidak kecil.
Geopolitik makin kacau. Pasar aset kripto mungkin akan kedatangan lebih banyak dana untuk lindung nilai. $ETH dan $SOL dua hari ini masih terbilang stabil, tapi keseluruhannya tetap tergantung bagaimana situasi berkembang.
#Bitcoin #Crypto #OPEC #Geopolitics #Hormuz
NFA DYOR