#binancep2pantoan
@Binance Vietnam

Transaksi P2P yang aman bergantung pada kepatuhan terhadap prinsip-prinsip berikut:
1/ Tetap di platform: Jangan mengalihkan obrolan atau pembayaran ke aplikasi lain seperti Telegram, Zalo, atau WhatsApp atas ajakan mitra transaksi.
2/ Nama harus sama persis: Nama pemilik rekening bank penerima/pengirim harus 100% cocok dengan nama asli mitra transaksi yang telah diverifikasi KYC di Binance.
3/ Dilarang melakukan transaksi dengan pihak ketiga: Jangan pernah menerima uang dari rekening lain atau mengirim uang ke rekening selain rekening atas nama mitra transaksi yang tercantum pada pesanan.
4/ Periksa saldo aktual: Jika Anda penjual, masuk langsung ke aplikasi bank untuk memeriksa apakah saldo benar-benar bertambah. Jangan percaya tangkapan layar (bukti pembayaran palsu) atau pesan palsu tentang perubahan saldo.
5/ Jangan asal mengeklik tombol "Sudah dibayar": Pembeli tidak boleh mengonfirmasi pembayaran sebelum benar-benar melakukan transfer agar rekening tidak dibekukan atau dikenai sanksi.
6/ Manfaatkan mekanisme escrow: Pastikan Anda memahami bahwa mata uang kripto ditahan oleh Binance dalam escrow. Jangan lepaskan koin sebelum menerima seluruh uang fiat dan jangan ikuti ancaman palsu yang mengatasnamakan sistem untuk meminta Anda membuka penguncian terlebih dahulu.
7/ Utamakan pedagang (merchant) atau pengguna dengan jumlah transaksi yang banyak (lebih dari 1.000 pesanan) dan tingkat penyelesaian pesanan yang tinggi (lebih dari 95%) dalam 30 hari terakhir. Video di bawah ini menjelaskan langkah-langkah terperinci untuk menjual mata uang kripto dengan aman melalui aplikasi seluler platform.