Secara tahunan, Gallup menilai distribusi karyawan di bawah manajer individual dalam tenaga kerja Amerika. Selama satu dekade mereka memantau metrik ini, rasio tersebut baru-baru ini mengalami pergeseran paling cepat, naik dari 11 menjadi 12 laporan langsung dalam waktu hanya satu tahun. Penyebab di balik tren ini adalah poin pembicaraan yang sudah sangat familiar dalam diskusi restrukturisasi perusahaan. Organisasi secara konsisten menghapus peran manajemen tingkat menengah dan mengalokasikan personel yang tersisa ke dalam kumpulan pemimpin yang lebih kecil.
Menurut riset Gallup, keterlibatan karyawan sebenarnya mencapai tingkat optimal ketika seorang manajer membawahi tim berisi delapan atau sembilan orang. Pada ukuran ini, seorang supervisor masih dapat memantau proyek yang sedang berjalan secara akurat dan memberikan umpan balik yang membangun serta benar-benar nyata. Namun, begitu jumlah laporan langsung bertambah melewati lima belas, keterlibatan turun secara drastis.
Saat ini, isu penting bukan lagi sekadar jumlah individu yang ditugaskan pada jabatan manajemen tertentu di bagan organisasi. Sebaliknya, fokus harus bergeser untuk memahami proporsi waktu dalam seminggu yang dihabiskan seorang karyawan untuk tugas yang memerlukan penilaian manusia yang kompleks, bukan tugas rutin yang hanya menjaga agar bisnis tetap berfungsi.
Perusahaan-perusahaan yang saat ini memperoleh keunggulan kompetitif telah berhasil menghapus tugas-tugas berulang sepenuhnya dari jadwal tenaga kerja manusia mereka. Dengan melakukannya, mereka memastikan bahwa para profesional yang tersisa dalam tim mengalokasikan waktunya untuk hubungan dengan pelanggan, percakapan yang bernuansa dan memerlukan sentuhan manusia, serta inovasi strategis yang pada akhirnya mendorong keberhasilan di pasar.
Cara kami dapat membantu organisasi Anda
Menurut riset Gallup, keterlibatan karyawan sebenarnya mencapai tingkat optimal ketika seorang manajer membawahi tim berisi delapan atau sembilan orang. Pada ukuran ini, seorang supervisor masih dapat memantau proyek yang sedang berjalan secara akurat dan memberikan umpan balik yang membangun serta benar-benar nyata. Namun, begitu jumlah laporan langsung bertambah melewati lima belas, keterlibatan turun secara drastis.
Saat ini, isu penting bukan lagi sekadar jumlah individu yang ditugaskan pada jabatan manajemen tertentu di bagan organisasi. Sebaliknya, fokus harus bergeser untuk memahami proporsi waktu dalam seminggu yang dihabiskan seorang karyawan untuk tugas yang memerlukan penilaian manusia yang kompleks, bukan tugas rutin yang hanya menjaga agar bisnis tetap berfungsi.
Perusahaan-perusahaan yang saat ini memperoleh keunggulan kompetitif telah berhasil menghapus tugas-tugas berulang sepenuhnya dari jadwal tenaga kerja manusia mereka. Dengan melakukannya, mereka memastikan bahwa para profesional yang tersisa dalam tim mengalokasikan waktunya untuk hubungan dengan pelanggan, percakapan yang bernuansa dan memerlukan sentuhan manusia, serta inovasi strategis yang pada akhirnya mendorong keberhasilan di pasar.
Cara kami dapat membantu organisasi Anda