#binancep2pantoan
5 tanda bahaya saat transaksi P2P di Binance – jangan lewatkan kalau tidak mau rugi.
Beberapa hari ini banyak yang baru bertanya soal P2P, aku juga pernah kena beberapa kali, jadi aku bagikan lagi biar teman-teman tidak tertipu.
1. Harga terlalu murah dibanding pasar
Kalau ada yang jual USDT lebih murah dari harga pasar 200–300đ atau beli dengan harga yang terlalu tinggi, hati-hati. Jarang sekali orang mau rugi seperti itu.
2. Memaksa transfer di luar aplikasi atau chat pribadi
Baru bikin order langsung disuruh “transfer ke nomor ini”, “chat Zalo biar cepat”… Ini tanda bahaya paling serius. Kalau keluar dari aplikasi, Binance tidak bisa melindungi.
3. Akun baru, ulasan sedikit, dan persentase penyelesaian rendah
Biasanya aku hanya transaksi dengan orang yang punya lebih dari 200–300 order dan persentase di atas 95%. Akun baru yang memasang jumlah besar biasanya sangat rawan scammer.
4. Minta menuliskan keterangan transfer yang aneh
Misalnya “uang pelatihan”, “bayar utang”, “beli barang”… padahal seharusnya dikosongkan. Banyak kasus pakai trik ini untuk mengelak.
5. Mengulur waktu atau minta biaya tambahan setelah transfer dilakukan
Kalau sudah transfer tapi dia cuma diam, atau minta biaya pemrosesan lagi, langsung ajukan komplain—jangan menunggu.
Tips kecil: hanya transaksi di dalam aplikasi, simpan tangkapan layar chat + struk/bukti, dan jangan tergiur harga murah.
P2P aman banget kalau kita mengikuti prosedur yang benar. Kalau ada yang pernah hampir kena, komen dan bagikan juga ya, supaya teman-teman makin waspada.
@Binance Vietnam
5 tanda bahaya saat transaksi P2P di Binance – jangan lewatkan kalau tidak mau rugi.
Beberapa hari ini banyak yang baru bertanya soal P2P, aku juga pernah kena beberapa kali, jadi aku bagikan lagi biar teman-teman tidak tertipu.
1. Harga terlalu murah dibanding pasar
Kalau ada yang jual USDT lebih murah dari harga pasar 200–300đ atau beli dengan harga yang terlalu tinggi, hati-hati. Jarang sekali orang mau rugi seperti itu.
2. Memaksa transfer di luar aplikasi atau chat pribadi
Baru bikin order langsung disuruh “transfer ke nomor ini”, “chat Zalo biar cepat”… Ini tanda bahaya paling serius. Kalau keluar dari aplikasi, Binance tidak bisa melindungi.
3. Akun baru, ulasan sedikit, dan persentase penyelesaian rendah
Biasanya aku hanya transaksi dengan orang yang punya lebih dari 200–300 order dan persentase di atas 95%. Akun baru yang memasang jumlah besar biasanya sangat rawan scammer.
4. Minta menuliskan keterangan transfer yang aneh
Misalnya “uang pelatihan”, “bayar utang”, “beli barang”… padahal seharusnya dikosongkan. Banyak kasus pakai trik ini untuk mengelak.
5. Mengulur waktu atau minta biaya tambahan setelah transfer dilakukan
Kalau sudah transfer tapi dia cuma diam, atau minta biaya pemrosesan lagi, langsung ajukan komplain—jangan menunggu.
Tips kecil: hanya transaksi di dalam aplikasi, simpan tangkapan layar chat + struk/bukti, dan jangan tergiur harga murah.
P2P aman banget kalau kita mengikuti prosedur yang benar. Kalau ada yang pernah hampir kena, komen dan bagikan juga ya, supaya teman-teman makin waspada.
@Binance Vietnam