Emas menembus 4400 dolar AS, bahkan sempat menyentuh area di atas 4448 dolar AS. Pergerakan kali ini memang benar-benar ganas

Kenaikan kali ini cukup jelas
▶️ Pertama, ekspektasi penurunan suku bunga makro
Data ketenagakerjaan yang melemah membuat pasar bertaruh bahwa The Fed akan terus memangkas suku bunga. Saat imbal hasil riil turun, emas langsung diuntungkan

▶️ Kedua, bank sentral dan lindung nilai geopolitik
Di tengah tren dedolarisasi, bank-bank sentral global terus membeli. Ditambah situasi geopolitik yang tidak pasti, emas sebagai mata uang keras punya fondasi yang sangat kokoh

▶️ Ketiga, dana masuk ke jaringan (on-chain)
Seperti Abraxas Capital, raksasa seperti ini memindahkan dan mengumpulkan dalam jumlah besar $XAUT di on-chain. Ini menunjukkan bahwa institusi di bidang kripto mulai menjadikan tokenisasi emas sebagai aset lindung nilai utama $XAU

✍️ Lalu bagaimana melihat ke depannya?

▶️ Jangka pendek, setelah kenaikan tajam beruntun, sewaktu-waktu bisa menghadapi aksi ambil untung. Terutama menjelang dan sesudah rilis data makro penting seperti CPI, volatilitas akan meningkat. Tidak disarankan mengejar harga secara membabi buta

▶️ Namun untuk jangka menengah-panjang, siklus pelonggaran + pembelian emas oleh bank sentral + tren tokenisasi aset on-chain tidak berubah. Arah besarnya masih cenderung naik. Koreksi setelah reli justru mungkin menjadi ritme penempatan yang lebih baik

Bukan nasihat investasi, DYOR