Dalam perdagangan P2P, beberapa pesan berulang seperti “kirim cepat” atau “lepaskan sekarang” pun bisa membuat saya merasa harus mengambil keputusan segera. Dulu saya mengira ini sekadar upaya pihak lain untuk menyelesaikan pesanan lebih cepat. Namun sekarang saya paham bahwa kecepatan tidak boleh diutamakan dibandingkan memverifikasi informasi.

Saat saya merasa tertekan, saya kembali ke dasar: cek pesanan, verifikasi informasi pembayaran, periksa rekening bank, dan tinjau percakapan. Saya tidak ingin rasa “kehabisan waktu” membuat saya melewati langkah yang biasanya akan saya lakukan.

Menariknya, memperlambat tidak selalu membuat transaksi menjadi lebih sulit. Itu hanya memberi saya ruang untuk membedakan antara sesuatu yang perlu ditangani dengan cepat dan sesuatu yang perlu diperiksa dengan saksama. Transaksi normal seharusnya tidak mengharuskan saya melewati langkah verifikasi penting.

Jika pihak lain meminta saya pindah ke platform lain atau mengubah akun pembayaran saat saya sedang berdagang, tekanan tersebut membuat saya ingin memeriksa dua kali lebih teliti. Saya tidak perlu berdebat. Saya bisa sekadar menjeda transaksi dan menggunakan kanal resmi jika ada sesuatu yang tidak jelas.

Saya juga memahami bahwa tidak setiap pengingat pasti mencurigakan. Pihak lain mungkin memang hanya ingin menyelesaikan perdagangan dengan cepat. Tetapi saya percaya keselamatan datang dari tidak membiarkan kecepatan mengambil alih keputusan untuk saya.

Dalam perdagangan P2P, meluangkan satu menit untuk melambat pada saat yang tepat bisa jauh lebih berharga daripada menyelesaikan transaksi satu menit lebih cepat.
@Binance Vietnam
#binancep2pantoan $HOLO $BTR $BTC