Begitu lagi. Siapa pun yang membeli saham China concept, semuanya nasibnya benar-benar malang. Hari ini begitu lihat indeks, ternyata mulai turun lagi.

Kamu kira China concept sudah jatuh sampai titik terbawah? Ternyata PDD (Pinduoduo) membalas lagi dan bikin “aksi” baru untukmu. Pada 10 Agustus, aplikasi Pinduoduo meluncurkan kategori “Termasuk Pengiriman Paling Cepat Besok” pada halaman beranda dengan level akses satu, berdampingan dengan “Beli dengan Diskon Ratusan Miliar”. Buah-buahan, bahan segar, serta kebutuhan harian: untuk kota inti, pengiriman besoknya. Jika terlambat, kompensasinya 3 yuan dalam kupon.

Terjemahkan saja: Pinduoduo resmi masuk ke bisnis ritel instan, sementara halaman belakang Alibaba, Meituan, dan JD berantakan karena kebakaran.

Lalu pada 11 Agustus, China concept kompak anjlok. Untuk orang yang memegang China concept: selamat ya—kamu makin “parah”. Jenis “parah” yang membuat drop.

Perusahaan-perusahaan ini tidak pernah bisa diam. Dulu “diskon ratusan miliar”, sekarang ritel instan. Satu perusahaan bikin satu jalur, lalu semua pihak berebut masuk. Tidak ada diferensiasi sama sekali, jadinya terjerat persaingan yang benar-benar ganas. Kamu perang harga, aku bakar subsidi. Keuntungan semuanya menguap di biaya pengiriman dan kupon diskon.

Pendapatan layanan transaksi Pinduoduo pada satu kuartal untuk pertama kalinya melampaui pendapatan iklan. Artinya apa? Artinya mereka bergerak ke arah aset berat: gudang, pemenuhan pesanan, logistik—semuanya butuh suntikan dana. Lebih dari 150 node gudang bersama sudah dibentangkan. Kali ini, mereka langsung menempelkan layanan “paling cepat besok” ke halaman beranda sebagai akses level satu.

Untuk konsumen itu kabar baik. Tapi untuk pemegang saham? Ini lagi-lagi perang konsumsi.

Kamu pikir kabar buruknya sudah habis? Tidak. Tidak pernah habis.

Nasib pemegang China concept: ya begitulah, sial dan berat. Waktu beli kamu mengira sudah “menangkap dasar”, setelah dipegang baru tahu, di bawah sana masih ada dasar lagi. Dasar, dasarnya, ya ampun.