Tekanan untuk perpanjangan hipotek di Kanada sudah bukan kabar baru, namun data survei Leger kali ini tetap terbilang kuat—45% pemilik rumah yang baru memperpanjang mengatakan bahwa cicilan hipotek saja menghabiskan lebih dari separuh anggaran bulanan keluarga. Ini bukan dilebih-lebihkan, melainkan tekanan arus kas yang nyata.
Yang paling parah dialami pemilik rumah muda berusia 18-34 tahun: 90% mengalami kenaikan suku bunga saat perpanjangan, 56% cicilan hipotek mereka menyerap 50-70% dari anggaran bulanan, dan 6% bahkan melebihi 70%. Kelompok ini umumnya membeli rumah pada periode 2020-2021 yang penuh harga tinggi dengan suku bunga rendah—saat itu bunganya di bawah 2%, sekarang melonjak ke 4% bahkan lebih, dan pokoknya juga besar; perpanjangan berarti mendarat keras.
Keluarga imigran juga tidak mudah: 85% mengalami kenaikan suku bunga setelah perpanjangan, dan 56% cicilan hipotek mereka mencapai lebih dari separuh anggaran. Pada keluarga dengan pendapatan di bawah 60.000 dolar Kanada, 8% cicilan hipotek sudah menghabiskan lebih dari 70% anggaran—ini pada dasarnya hanya bertahan, tanpa ruang penyangga.
Bank Sentral Kanada mengatakan 60% hipotek yang belum lunas akan jatuh tempo untuk perpanjangan pada 2025-2026; hipotek suku tetap tenor lima tahun menyumbang 40%. Saat periode perpanjangan pada 2026, pembayaran bulanan mereka bisa 20% lebih tinggi dibanding akhir 2024. Bank sentral menilai ini belum akan berkembang menjadi krisis sistemik, karena pada awalnya sudah menjalani stress test, pendapatan meningkat, dan jangka waktu pembayaran bisa diperpanjang.
Namun, memperpanjang jangka waktu cicilan hanya menyebarkan tekanan, bukan menyelesaikan masalah. Jika Anda memperpanjang lagi lima tahun, cicilan bulanan memang turun, tetapi total biaya bunga menjadi lebih tinggi dan periode pelunasan lebih panjang—ini pada dasarnya menggunakan arus kas masa depan untuk memberi napas hari ini. Jika suku bunga tetap tinggi dalam jangka panjang, atau pertumbuhan pendapatan tidak seiring, kerapuhan keuangan keluarga-keluarga ini hanya akan semakin terlihat.
Ini bukan krisis, tetapi juga bukan kondisi yang sehat. Ini adalah masalah warisan khas era suku bunga rendah—saat itu meminjam terlalu banyak, sekarang harus membayar terlalu mahal. Tekanan struktural di pasar hipotek Kanada masih terus menumpuk, dan gelombang perpanjangan pada 2026 adalah ujian sesungguhnya.
Yang paling parah dialami pemilik rumah muda berusia 18-34 tahun: 90% mengalami kenaikan suku bunga saat perpanjangan, 56% cicilan hipotek mereka menyerap 50-70% dari anggaran bulanan, dan 6% bahkan melebihi 70%. Kelompok ini umumnya membeli rumah pada periode 2020-2021 yang penuh harga tinggi dengan suku bunga rendah—saat itu bunganya di bawah 2%, sekarang melonjak ke 4% bahkan lebih, dan pokoknya juga besar; perpanjangan berarti mendarat keras.
Keluarga imigran juga tidak mudah: 85% mengalami kenaikan suku bunga setelah perpanjangan, dan 56% cicilan hipotek mereka mencapai lebih dari separuh anggaran. Pada keluarga dengan pendapatan di bawah 60.000 dolar Kanada, 8% cicilan hipotek sudah menghabiskan lebih dari 70% anggaran—ini pada dasarnya hanya bertahan, tanpa ruang penyangga.
Bank Sentral Kanada mengatakan 60% hipotek yang belum lunas akan jatuh tempo untuk perpanjangan pada 2025-2026; hipotek suku tetap tenor lima tahun menyumbang 40%. Saat periode perpanjangan pada 2026, pembayaran bulanan mereka bisa 20% lebih tinggi dibanding akhir 2024. Bank sentral menilai ini belum akan berkembang menjadi krisis sistemik, karena pada awalnya sudah menjalani stress test, pendapatan meningkat, dan jangka waktu pembayaran bisa diperpanjang.
Namun, memperpanjang jangka waktu cicilan hanya menyebarkan tekanan, bukan menyelesaikan masalah. Jika Anda memperpanjang lagi lima tahun, cicilan bulanan memang turun, tetapi total biaya bunga menjadi lebih tinggi dan periode pelunasan lebih panjang—ini pada dasarnya menggunakan arus kas masa depan untuk memberi napas hari ini. Jika suku bunga tetap tinggi dalam jangka panjang, atau pertumbuhan pendapatan tidak seiring, kerapuhan keuangan keluarga-keluarga ini hanya akan semakin terlihat.
Ini bukan krisis, tetapi juga bukan kondisi yang sehat. Ini adalah masalah warisan khas era suku bunga rendah—saat itu meminjam terlalu banyak, sekarang harus membayar terlalu mahal. Tekanan struktural di pasar hipotek Kanada masih terus menumpuk, dan gelombang perpanjangan pada 2026 adalah ujian sesungguhnya.