Hampir Tersandung Quả Asam Gara-Gara Penjual Ajak “Pindah Lokasi” di Luar P2P!
Beberapa hari ini lagi panas banget, masih ada beberapa order gồng laba mendekati habis yang lagi mengandalkan pinjaman dari istri buat beli P2P USDT supaya tambah “jimat” gồngnya secara cepat.
Tapi baru melangkah ke “dunia giang hồ” eh langsung ketemu skenario yang hampir bikin celaka! 🤦‍♂️
Order baru saja masuk, saya sempat mau menyalin beberapa nomor rekening bank lalu muncul pesan bertubi-tubi—si penjual sudah chat duluan: "Bos, bank di platform saya sedang maintenance. Bos scan QR ini pindahkan ke dompet elektronik di luar ya, saya tinggal lepas koin langsung!".
Karena lagi beli tambahan jimat cepat-cepat jadi kepikiran mau scan asal saja. Tapi tiba-tiba kepikiran ada yang janggal, jadi sempat menahan tangan.
Begitu dialihkan ke rekening yang sama sekali asing itu, kalau ternyata mereka bilang “belum terima” gimana? Mau nyari siapa lagi?
Nah, kalian lihat kan? Karena itulah order saya jadi hangus, tanpa sempat tambah jimat lagi; beruntung saya tidak sampai habis/ hangus sekaligus kehilangan uang, apalagi sampai dimaki bodoh—betul kan?
Pelajaran soal P2P yang aman ini adalah:
🛑 Hanya transfer dengan informasi yang benar sesuai sistem: Nomor rekening yang tampil resmi di order Binance yang punya dasar hukum. Semua QR code, nomor rekening yang dikirim sendiri di chat, atau diajak lewat Zalo... itu semua hanya kabut tipuan!
🕵️ Tolak permintaan di luar jalur: Jadi langsung chat ke penjual: "Kalau bukan nomor rekening yang benar sesuai yang ada di platform, saya tidak akan transfer!". Pelan tapi pasti, tidak perlu buru-buru ya, bro.
🚨 Ajukan komplain ke tim dukungan Binance supaya orang lain tidak jadi korban tipu daya.
Transaksi yang tetap sadar dan aman bareng <a>#Binance @Binance Vietnam </a> dan ingat terus <a>#BinanceP2PAnToan </a> ya, teman-teman!
Kalau pasang yang baru, sekalian isikan kode referal <a>#VINHTOCDO </a> ya supaya kita bisa berbagi komisi biaya transaksi.
#KoreaApprovesTighterCryptoExchangeRules $BTC $VELVET $MAGMA