Sejak biết đến coin, pada dasarnya saya hanya menggunakan @Binance Vietnam P2P; terutama untuk transaksi jual-beli dalam jumlah besar. Belakangan ini banyak beredar postingan tentang berbagai skandal P2P dan setelah berkali-kali memperhatikan dalam transaksi, saya menyadari:

Sebagian besar masalah di P2P bukan berasal dari platformnya, melainkan dari fakta bahwa kita terlalu tergesa-gesa atau mengabaikan detail kecil saat bertransaksi.

Karena itu, saya selalu memegang beberapa prinsip sederhana:

✅ Transaksi hanya di Binance dan tidak pernah pindah ke Telegram atau platform lain mana pun.
Kalau ada yang meminta:
"Pindah ke Telegram saja biar cepat."
"Batalkan order dulu lalu trading sendiri."
Bagi saya itu adalah tanda yang perlu diwaspadai segera.
Karena saat transaksi di Binance, seluruh riwayat chat, Order ID, informasi pembayaran, dan fitur Appeal tersimpan. Jika terjadi perselisihan, tim dukungan akan memiliki data lengkap untuk menangani dan melindungi pengguna.

✅ Selalu periksa profil rekan transaksi sebelum menekan Beli atau Jual (ini sangat penting untuk order besar; uangnya ribuan atau puluhan ribu)
Hanya butuh beberapa detik untuk melihat tingkat penyelesaian order, jumlah transaksi, dan Merchant Badge, tetapi bisa sangat mengurangi risiko, terutama untuk transaksi bernilai besar.

✅ Periksa dengan teliti informasi rekening penerima uang pada setiap transaksi.
Jika ada permintaan mengubah rekening di tengah jalan atau informasinya tidak cocok dengan pesanan, saya akan langsung menghentikan transaksi.

✅ Prinsip yang paling penting: Hanya melepas koin ketika uangnya benar-benar sudah masuk ke rekening bank.
Kejadian-kejadian pesan bank palsu, edit foto tangkapan layar, lalu pergi mengajukan komplain
Saya hanya akan membuka kunci koin setelah saya membuka aplikasi bank dan melihat uangnya benar-benar ada.

#BinanceP2PAnToan