#binancep2pantoan @Binance Vietnam

Bulan lalu, saya menjual ETH untuk pertama kalinya ke akun baru yang belum punya banyak riwayat transaksi. Biasanya saya agak ragu dengan akun seperti itu, tapi karena lencana/ikon di platformnya terlihat masih oke, saya tetap menerima pesanan—hanya saja saya lebih teliti sedikit pada langkah-langkah berikutnya.

Setelah pesanan diproses, saya merasa tenang karena ETH saya sudah terkunci di jaminan (escrow) Binance dan tidak berpindah ke mana pun. Jadi kalau ada masalah, saya masih bisa mengajukan komplain, bukan harus menyelesaikannya sendiri. Pembeli mengirim pesan bahwa mereka sudah mentransfer uang, disertai foto bukti pembayaran yang terlihat sangat nyata. Namun saya tetap berpegang pada prinsip lama: saya tidak akan membuka kunci hanya karena sebuah foto.

Saya membuka aplikasi perbankan untuk mengecek, dan saldo saya belum bergerak sama sekali—bahkan tidak bertambah satu sen pun.

Lalu saya membalas di chat platform, menjelaskan bahwa saya perlu melihat uang masuk ke rekening terlebih dahulu, bukan hanya mengandalkan screenshot. Beberapa menit kemudian uang benar-benar masuk. Nama pengirim juga cocok dengan nama yang tertera pada pesanan, barulah saya membuka kunci.

Setelah selesai, saya tetap menyimpan kode pesanan dan cuplikan chat seperti biasa. Anggap saja itu kebiasaan kecil yang dulu saya lakukan, tapi sekarang terasa layak untuk dipertahankan.