Panduan Transaksi Binance P2P yang Aman
Binance P2P adalah platform untuk membeli/menjual aset kripto (USDT, BTC...) secara langsung menggunakan VND antar pengguna dengan biaya 0%. Binance berperan sebagai perantara dengan mekanisme escrow (penahanan dana) untuk melindungi aset Anda.
1. Prosedur Transaksi 4 Langkah
- Pilih pesanan: Masuk ke Transaksi P2P, pilih Beli/Jual, jenis koin, dan VND. Utamakan memilih pedagang dengan tingkat penyelesaian tinggi.
- Pembayaran/Penerimaan dana: Transfer uang melalui bank sesuai informasi pada aplikasi (jika Beli) atau tunggu penerimaan (jika Jual).
- Konfirmasi: Klik "Saya telah mentransfer" (untuk Pembeli) atau cek rekening bank (untuk Penjual).
- Selesai: Terima koin atau klik "Lepaskan" koin untuk pihak lawan.
2. Risiko yang Umum Terjadi
- Menerima uang kotor: Rekening bank berisiko diblokir karena menerima dana dari sumber yang berasal dari penipuan.
- Bukti transfer palsu: Pelaku mengirim foto bukti transfer palsu dan mendesak untuk membuka koin.
- Penawaran transaksi di luar: Anda diseret ke Zalo/Telegram untuk berdagang sehingga sistem escrow menjadi tidak berlaku.
- Risiko hukum: Kerangka hukum terkait kripto belum sepenuhnya lengkap di beberapa wilayah.
3. Aturan Keamanan Paling Utama
- Buka aplikasi bank untuk memeriksa: Hanya lepaskan koin ketika uang benar-benar sudah masuk ke rekening. Sama sekali jangan percaya foto bukti transfer.
- Cocokkan nama KYC 100%: Nama rekening bank harus sama dengan nama yang telah diverifikasi di Binance. Tidak menerima pembayaran dari pihak ketiga.
- Isi transfer: Hanya tulis kode nomor pesanan. Jangan menuliskan kata sensitif seperti USDT, BTC, Binance, Crypto...
- Transaksi 100% di dalam aplikasi: Jangan pindahkan ke pesan atau transaksi di luar.
- Ajukan keberatan tepat waktu: Simpan struk, riwayat chat, lalu klik Ajukan keberatan (Appeal) segera saat terjadi sengketa.
#binancep2pantoan @Binance Vietnam
Binance P2P adalah platform untuk membeli/menjual aset kripto (USDT, BTC...) secara langsung menggunakan VND antar pengguna dengan biaya 0%. Binance berperan sebagai perantara dengan mekanisme escrow (penahanan dana) untuk melindungi aset Anda.
1. Prosedur Transaksi 4 Langkah
- Pilih pesanan: Masuk ke Transaksi P2P, pilih Beli/Jual, jenis koin, dan VND. Utamakan memilih pedagang dengan tingkat penyelesaian tinggi.
- Pembayaran/Penerimaan dana: Transfer uang melalui bank sesuai informasi pada aplikasi (jika Beli) atau tunggu penerimaan (jika Jual).
- Konfirmasi: Klik "Saya telah mentransfer" (untuk Pembeli) atau cek rekening bank (untuk Penjual).
- Selesai: Terima koin atau klik "Lepaskan" koin untuk pihak lawan.
2. Risiko yang Umum Terjadi
- Menerima uang kotor: Rekening bank berisiko diblokir karena menerima dana dari sumber yang berasal dari penipuan.
- Bukti transfer palsu: Pelaku mengirim foto bukti transfer palsu dan mendesak untuk membuka koin.
- Penawaran transaksi di luar: Anda diseret ke Zalo/Telegram untuk berdagang sehingga sistem escrow menjadi tidak berlaku.
- Risiko hukum: Kerangka hukum terkait kripto belum sepenuhnya lengkap di beberapa wilayah.
3. Aturan Keamanan Paling Utama
- Buka aplikasi bank untuk memeriksa: Hanya lepaskan koin ketika uang benar-benar sudah masuk ke rekening. Sama sekali jangan percaya foto bukti transfer.
- Cocokkan nama KYC 100%: Nama rekening bank harus sama dengan nama yang telah diverifikasi di Binance. Tidak menerima pembayaran dari pihak ketiga.
- Isi transfer: Hanya tulis kode nomor pesanan. Jangan menuliskan kata sensitif seperti USDT, BTC, Binance, Crypto...
- Transaksi 100% di dalam aplikasi: Jangan pindahkan ke pesan atau transaksi di luar.
- Ajukan keberatan tepat waktu: Simpan struk, riwayat chat, lalu klik Ajukan keberatan (Appeal) segera saat terjadi sengketa.
#binancep2pantoan @Binance Vietnam