Panduan untuk Pemula Saham AS (NASDAQ/NYSE):
1 Jika penurunan dalam waktu dekat sangat besar, sebaiknya kosongkan (clear) terlebih dahulu perusahaan yang tidak Anda pahami atau tidak Anda mengerti.
2 Jika yang Anda pegang adalah ETF indeks, lanjutkan saja strategi investasi rutin (DCA).
3 Jika selama setahun terakhir Anda mengejar (buy) saham populer pada harga tinggi, disarankan untuk mengurangi posisi setidaknya 50%.
4 Jika Anda khawatir dengan volatilitas pasar, Anda bisa menaikkan porsi kas dan obligasi jangka pendek menjadi 25% atau lebih.
5 Jika biasanya Anda tidak meneliti perusahaan, sebenarnya tidak perlu memegang saham individual apa pun.
6 Semua perusahaan berkualitas yang sedang dinilai terlalu rendah dapat dipertimbangkan untuk dibeli saat harganya turun, dengan kesiapan untuk memegang setidaknya lebih dari 5 tahun.
7 Peluang investasi yang layak lebih diperhatikan dalam waktu dekat terutama terfokus pada perusahaan-perusahaan di industri tradisional yang berkualitas.
8 Sebagian saham teknologi sudah masuk ke kisaran valuasi yang relatif terjangkau; jika Anda benar-benar memahami perusahaan tersebut, Anda bisa mempertimbangkan untuk membelinya.
9 Tidak perlu terburu-buru memburu titik terbawah saham populer, karena banyak perusahaan valuasinya masih tergolong mahal.
Jangan terlalu memperhatikan pemantulan dalam jangka pendek; risiko inti pasar tetap ada.
Atur ulang porsi kepemilikan (posisi) Anda, hanya sisakan aset yang benar-benar Anda pahami dan yang paling berkualitas.
Ke depannya masih akan ada banyak peluang lagi.
1 Jika penurunan dalam waktu dekat sangat besar, sebaiknya kosongkan (clear) terlebih dahulu perusahaan yang tidak Anda pahami atau tidak Anda mengerti.
2 Jika yang Anda pegang adalah ETF indeks, lanjutkan saja strategi investasi rutin (DCA).
3 Jika selama setahun terakhir Anda mengejar (buy) saham populer pada harga tinggi, disarankan untuk mengurangi posisi setidaknya 50%.
4 Jika Anda khawatir dengan volatilitas pasar, Anda bisa menaikkan porsi kas dan obligasi jangka pendek menjadi 25% atau lebih.
5 Jika biasanya Anda tidak meneliti perusahaan, sebenarnya tidak perlu memegang saham individual apa pun.
6 Semua perusahaan berkualitas yang sedang dinilai terlalu rendah dapat dipertimbangkan untuk dibeli saat harganya turun, dengan kesiapan untuk memegang setidaknya lebih dari 5 tahun.
7 Peluang investasi yang layak lebih diperhatikan dalam waktu dekat terutama terfokus pada perusahaan-perusahaan di industri tradisional yang berkualitas.
8 Sebagian saham teknologi sudah masuk ke kisaran valuasi yang relatif terjangkau; jika Anda benar-benar memahami perusahaan tersebut, Anda bisa mempertimbangkan untuk membelinya.
9 Tidak perlu terburu-buru memburu titik terbawah saham populer, karena banyak perusahaan valuasinya masih tergolong mahal.
Jangan terlalu memperhatikan pemantulan dalam jangka pendek; risiko inti pasar tetap ada.
Atur ulang porsi kepemilikan (posisi) Anda, hanya sisakan aset yang benar-benar Anda pahami dan yang paling berkualitas.
Ke depannya masih akan ada banyak peluang lagi.
