#fedsplitonratehikesdeepens
š THE FED JUST TURNED INTO A 9ā3 BATTLE.
Pada 29 Juli, The Fed mempertahankan suku bunga di 3,50%ā3,75% ā namun cerita utamanya ada pada hasil pemungutan suara.
Tiga pejabat menginginkan kenaikan 25bp segera. Ini adalah perpecahan paling condong ke arah hawkish sejak 2016. Sementara itu, inflasi tetap berada di atas target selama lebih dari 5 tahun, dan imbal hasil obligasi Treasury tenor 30 tahun mencapai 5,21%, level tertinggi dalam 19 tahun.
Lalu muncullah plot twist. š
Laporan pekerjaan bulan Juli menunjukkan 23.000 pekerjaan HILANG dan tingkat pengangguran berada di 4,1%.
Jadi The Fed terjebak di antara dua pilihan yang sama-sama buruk:
š„ Naikkan suku bunga untuk melawan inflasi yang membandel dan berisiko menghancurkan pertumbuhan.
šļø Tunggu data lebih lanjut dan berisiko membiarkan inflasi semakin tertanam.
Dan inilah nuansa yang banyak orang lewatkan: 29,4% untuk kenaikan suku bunga yang khusus September (CME) vs 67,5% untuk kenaikan kapan saja di tahun 2026 (Polymarket) ā perbedaannya ada pada kerangka waktu, bukan perpecahan pasar.
š§ Wawasan yang Perlu Dipahami: Risiko terbesar bukan sekadar "kenaikan" atau "pemotongan" suku bunga oleh The Fed. Yang paling berbahaya adalah ketidakpastian kebijakan itu sendiri. Ketika The Fed berhenti memberikan panduan forward yang jelas, pasar harus menebak ā dan imbal hasil obligasi bisa bergerak dengan keras bahkan sebelum The Fed bertindak.
Jika perdebatan kenaikan benar-benar terjadi pada September, yang pertama kali terkena dampak ā Bitcoin, saham, atau obligasi? š
#FOMC #FederalReserve #Macro #SquareInsight
$BTC
$ETH
š THE FED JUST TURNED INTO A 9ā3 BATTLE.
Pada 29 Juli, The Fed mempertahankan suku bunga di 3,50%ā3,75% ā namun cerita utamanya ada pada hasil pemungutan suara.
Tiga pejabat menginginkan kenaikan 25bp segera. Ini adalah perpecahan paling condong ke arah hawkish sejak 2016. Sementara itu, inflasi tetap berada di atas target selama lebih dari 5 tahun, dan imbal hasil obligasi Treasury tenor 30 tahun mencapai 5,21%, level tertinggi dalam 19 tahun.
Lalu muncullah plot twist. š
Laporan pekerjaan bulan Juli menunjukkan 23.000 pekerjaan HILANG dan tingkat pengangguran berada di 4,1%.
Jadi The Fed terjebak di antara dua pilihan yang sama-sama buruk:
š„ Naikkan suku bunga untuk melawan inflasi yang membandel dan berisiko menghancurkan pertumbuhan.
šļø Tunggu data lebih lanjut dan berisiko membiarkan inflasi semakin tertanam.
Dan inilah nuansa yang banyak orang lewatkan: 29,4% untuk kenaikan suku bunga yang khusus September (CME) vs 67,5% untuk kenaikan kapan saja di tahun 2026 (Polymarket) ā perbedaannya ada pada kerangka waktu, bukan perpecahan pasar.
š§ Wawasan yang Perlu Dipahami: Risiko terbesar bukan sekadar "kenaikan" atau "pemotongan" suku bunga oleh The Fed. Yang paling berbahaya adalah ketidakpastian kebijakan itu sendiri. Ketika The Fed berhenti memberikan panduan forward yang jelas, pasar harus menebak ā dan imbal hasil obligasi bisa bergerak dengan keras bahkan sebelum The Fed bertindak.
Jika perdebatan kenaikan benar-benar terjadi pada September, yang pertama kali terkena dampak ā Bitcoin, saham, atau obligasi? š
#FOMC #FederalReserve #Macro #SquareInsight
$BTC
$ETH