Pemosisian CME menunjukkan pasar yang asimetris, tetapi bukan sinyal bullish squeeze yang sederhana.

Dana berbasis leverage masih tetap net short secara material, sementara persentil crowding tiga tahunnya berada di dekat bagian atas kisaran historisnya. Manajer aset tetap net long, tetapi eksposur mereka turun tajam dari puncak 2024 dan terus bergerak di bawah rata-rata 50 minggu mereka. Kesenjangan pemosisian, oleh karena itu, tetap lebar, meskipun kedua kelompok telah mengurangi keyakinannya.

Partisipasi memberikan konteks yang krusial. Indeks partisipasi headline telah turun di bawah kisaran normalnya, sementara open interest, breadth pedagang yang melapor, dan porsi open interest yang dapat dilaporkan semuanya berada di dekat atau di bawah level netral. Data jumlah pedagang terbaru juga menunjukkan jumlah partisipan yang melapor yang terus menurun. Ini bukan akumulasi institusional yang luas. Ini adalah rezim pemosisian yang terkonsentrasi di dalam pasar yang lebih tipis.

Perbedaan itu penting karena short dari dana ter-leverage sering kali mencerminkan perdagangan berbasis, hedging ETF, atau posisi nilai relatif, bukan keyakinan bearish yang terang-terangan. CFTC mengklasifikasikan trader futures keuangan berdasarkan kategori pelaporan, tetapi klasifikasi tersebut tidak mengungkapkan tujuan ekonomi dari setiap posisi.

Grafik imbal-hasil berjangka historis menunjukkan hasil yang luas pada kedua ekstrem posisi. Short yang sangat ramai kadang-kadang telah mendahului kenaikan yang kuat, tetapi juga telah menghasilkan kerugian yang berarti. Posisi menciptakan asimetri, bukan kepastian.

Rezim saat ini paling baik digambarkan sebagai short yang ramai dengan partisipasi yang lemah. Untuk memicu squeeze, diperlukan penguatan harga, peningkatan open interest, perbaikan keluasan partisipasi trader, serta dana ter-leverage yang menutup short. Jika kelemahan harga berlanjut bersamaan dengan menurunnya eksposur manajer aset, itu justru akan mengonfirmasi penarikan institusional.

Ditulis oleh Novaque Research