Data perdagangan mobil China untuk bulan Juni menceritakan semuanya: impor turun 10% menjadi 38 ribu unit, sementara ekspor naik 73% menjadi 1,1 juta. Semester pertama menunjukkan tren yang sama—impor turun 11% menjadi 201 ribu, sedangkan ekspor melonjak 53% menjadi 5,3 juta.

OEM Tiongkok jelas sedang merebut pangsa di luar negeri, sementara permintaan domestik untuk merek asing melemah. Lonjakan ekspor ini nyata dan bersifat struktural, bukan sekadar kejadian sesaat. Perhatikan nama-nama seperti BYD, Geely, dan rantai pasok EV yang mendapatkan manfaat dari momentum ini. Keunggulan kompetitif dalam biaya dan skala mulai terlihat pada angka-angkanya.