TLDR
Saham Sandisk anjlok setelah jam perdagangan meski pendapatan Q4 melonjak 372% menjadi $8,97 miliar.
Laba bersih Q4 mencapai $6,90 miliar karena harga yang lebih kuat dan volume mendorong pertumbuhan.
Pendapatan pusat data melonjak 437% pada fiskal 2026 karena permintaan bernilai lebih tinggi meningkat.
Sandisk memperluas otorisasi program pembelian kembali saham sebesar $14 miliar untuk mendukung saham.
Prakiraan pendapatan Q1 2027 mencapai $10,8 miliar, dengan penyesuaian EPS naik hingga $46,00.
Saham Sandisk (SNDK) turun 5,40% menjadi $1.350,50 sebelum turun lagi 3,30% setelah jam perdagangan menjadi $1.306,00. Penurunan ini terjadi setelah aksi jual besar di akhir sesi meski pendapatan kuartal keempat mencatat rekor dan otorisasi buyback lebih besar. Rilis laba menunjukkan harga yang kuat, permintaan pusat data, dan pertumbuhan profit, namun saham bergerak lebih rendah.
Sandisk Corporation, SNDK
Saham Sandisk Turun Setelah Kuartal Rekor
Sandisk melaporkan pendapatan kuartal keempat tahun fiskal sebesar $8,97 miliar, naik 51% dari kuartal sebelumnya. Pendapatan juga naik 372% dari $1,90 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Manajemen mengaitkan sekitar sepertiga pertumbuhan berurutan dengan volume dan dua pertiga dengan harga yang lebih tinggi.
Laba bersih GAAP mencapai $6,90 miliar, dibanding $3,62 miliar pada kuartal ketiga. Laba GAAP terdilusi naik 91% secara berurutan menjadi $43,97 per saham. Sementara itu, laba terdilusi non-GAAP meningkat 68% menjadi $39,25 per saham.
Margin kotor melebar menjadi 84,6%, naik 6,2 poin persentase dari kuartal sebelumnya. Laba operasi naik 71% secara berurutan menjadi $7,04 miliar, sementara beban operasi turun 1%. Angka-angka ini mencerminkan kekuatan penetapan harga yang kuat dan bauran yang menguntungkan di produk penyimpanan bernilai lebih tinggi.
Bisnis Pusat Data dan Edge Memimpin Pertumbuhan
Pendapatan pusat data berlipat dua secara berurutan menjadi $2,98 miliar dan meningkat tajam dari $213 juta setahun sebelumnya. Pendapatan edge naik 48% secara berurutan menjadi $5,43 miliar, menjadikannya pasar akhir terbesar Sandisk. Namun, pendapatan konsumen turun 32% secara berurutan menjadi $556 juta dan turun 5% dari tahun ke tahun.
Untuk tahun fiskal 2026, Sandisk menghasilkan pendapatan sebesar $20,25 miliar, naik 175% dari tahun sebelumnya. Laba bersih GAAP mencapai $11,43 miliar, membalikkan kerugian $1,64 miliar pada tahun sebelumnya. Laba GAAP terdilusi meningkat menjadi $73,76 per saham dari kerugian $11,32.
Pendapatan pusat data tumbuh 437% selama setahun menjadi $5,15 miliar. Pendapatan edge meningkat 195% menjadi $12,16 miliar, sementara pendapatan konsumen naik 29% menjadi $2,94 miliar. Sandisk mengaitkan kinerja sepanjang tahun dengan penetapan harga yang lebih kuat dan pergeseran ke pelanggan bernilai lebih tinggi.
Perluasan Buyback dan Prospek Dukung Rencana Pertumbuhan
Sandisk menambahkan lima perjanjian Model Bisnis Baru setelah mengumumkan lima kesepakatan serupa dalam konferensi pendapatan bulan April. Tiga perjanjian baru melibatkan pelanggan baru, sementara dua lainnya memperluas pengaturan sebelumnya. Perusahaan memperkirakan kontrak-kontrak ini akan memperdalam kemitraan dan mendukung visibilitas pendapatan jangka panjang.
Dewan menyetujui program pembelian kembali saham tambahan sebesar $14 miliar. Keputusan tersebut meningkatkan sisa otorisasi Sandisk menjadi $15,5 miliar. Program yang diperluas ini memberi manajemen fleksibilitas lebih besar untuk mengembalikan modal sekaligus mempertahankan kapasitas investasi.
Untuk kuartal pertama tahun fiskal 2027, Sandisk memperkirakan pendapatan berada di kisaran $10,30 miliar hingga $10,80 miliar. Laba terdilusi non-GAAP diharapkan berkisar antara $44,00 hingga $46,00 per saham. Sandisk menjadi independen setelah berpisah dari Western Digital pada 21 Februari 2025, yang memengaruhi perbandingan periode sebelumnya.
Artikel Sandisk Corporation (SNDK) Stock: Turun Meski Lonjakan Pendapatan Kuartal Keempat 372% dan Buyback $14 Miliar pertama kali muncul di Blockonomi.
