Bahasa skrip di mainnet Bitcoin selama ini tergolong “bodoh”—tidak bisa melakukan komputasi kompleks. Ini sekaligus menjadi warna keamanan, dan juga batas kapabilitasnya.

Babylon Trustless Bitcoin Vaults (TBV) ingin menyelesaikan satu kontradiksi inti: bagaimana membuat mainnet Bitcoin memverifikasi suatu operasi kompleks di luar rantai, tanpa mengubah satu baris kode pun di mainnet?

Jawabannya ada di “garbled circuit” (sirkuit ter-enkapsulasi).

Sederhananya, logika penarikanmu dikemas dalam sebuah garbled circuit lewat kerangka kerja BitVM3. Sirkuit akan menghasilkan sebuah keluaran—apakah claim ini “benar” atau “palsu”. Mainnet hanya bertugas memverifikasi hasil akhir tersebut; soal berapa banyak kondisi di tengah yang dilewati, cabang mana yang terpanggil, pihak eksternal sama sekali tidak tahu.

Biar dengan analogi yang tidak sepenuhnya tepat: operasi on-chain tradisional seperti meneriakkan “saya mau ambil uang” di alun-alun terbuka—semua orang bisa melihat rute dan waktumu, sementara robot yang sengaja berlari lebih dulu sudah menunggu di garis finis untuk menyergap. Garbled circuit memindahkan seluruh proses ke ruang tertutup—putusan diumumkan, tetapi berkas perkara disimpan permanen. Kamu tahu hasilnya, tapi tidak tahu proses penalarannya.

Di sini ada dua dukungan teknis kunci.

Pertama adalah protokol BABE. Pada Januari 2026, salah satu pendiri Babylon dan profesor Stanford, David Tse, merilis BABE yang menurunkan biaya verifikasi dari zero-knowledge proof Groth16 hingga tiga orde besaran. Dalam skema awal BitVM3, satu file garbled circuit bisa mencapai 42 GiB—jelas tidak mungkin digunakan dalam skenario nyata secara berskala besar. BABE mengompresi biaya penyimpanan dan konfigurasi off-chain hingga tiga orde besaran penuh, sehingga hal ini bergeser dari sisi lab ke tepi yang bisa direkayasa.

Kedua adalah protokol cut-and-choose.
Garbled circuit generation dan verifikasi saat ini bergantung pada node prover tertentu; jika prover diserang atau bersekongkol, integritas sirkuit bisa menjadi masalah. Sentralisasi prover sendiri adalah risiko satu titik.

Hingga Mei 2026, lebih dari 56.000 BTC (sekitar 5,6 miliar dolar AS) telah menghasilkan imbal hasil melalui mekanisme ini. Namun, antara “bisa dijalankan” dan “bisa berjalan stabil dalam skala besar”, masih ada dua rintangan: biaya gas di lingkungan mainnet yang nyata, serta tingkat pemulihan dari gangguan.

Saya paham arahnya, tapi sebelum data keluar, lihat dulu—jangan bergerak.
#baby $BABY @BabylonLabs_io