š„Kerentanan Cold card dan bagaimana hal itu memengaruhi self-custody kripto š
Masih bermunculan insiden baru terkait kerentanan pada dompet Cold card, yang hingga saat ini telah menyebabkan pencurian lebih dari 1,300 #BTC dengan nilai perkiraan $83 juta dolar. Kejadian ini diambil dari ribuan alamat sejak minggu lalu (ketika kerentanan terdeteksi), sehingga menjadikannya salah satu kegagalan terbesar dalam self-custody dalam sejarah #bitcoin .
Menurut Jameson Loop, peneliti keamanan Bitcoin, insiden ini seharusnya tidak memengaruhi self-custody secara keseluruhan, tetapi justru menyampaikan pesan yang jelas kepada mereka yang memutuskan untuk menjalankan self-custody: ājangan percaya, verifikasiā.
Ini merujuk pada kenyataan bahwa pengguna self-custody akhirnya tetap mempercayai penyedia perangkat keras, pengembang perangkat lunak, dan peneliti keamanan (audit). Pengguna yang memilih self-custody harus memverifikasi.
Bagaimana kerentanan #Coldcard bisa terjadi?
Kerentanan yang terdeteksi pada Cold card terjadi dalam proses pembuatan seed pada tahun 2021. Karena desain Cold card, entropi yang digunakan untuk mengacak seed dompet dikurangi. Hal ini memungkinkan penyerang melakukan serangan brute force (bahkan disebut-sebut dengan bantuan AI) terhadap dompet yang terdampak tanpa perlu menyentuh perangkat tersebut secara fisik.
Karena itu, pabrikan Cold card, Coinkite, terpaksa merilis patch (firmware) darurat untuk semua model yang terdampak. Selain itu, mereka juga memberi tahu pengguna bahwa jika mereka telah membuat seed dengan software yang cacat (versi Maret 2021), maka mereka harus memindahkan dana ke alamat dompet yang dibuat dengan seed baru.
Dan kamu, apakah kamu percaya pada dompet dingin untuk menyimpan kriptomu, atau lebih memilih menyimpannya di exchange terpusat seperti Binance?
šUpdate kripto lainnya...
Bagikan dan ikuti saya untuk lebih banyak šš
$BTC
Masih bermunculan insiden baru terkait kerentanan pada dompet Cold card, yang hingga saat ini telah menyebabkan pencurian lebih dari 1,300 #BTC dengan nilai perkiraan $83 juta dolar. Kejadian ini diambil dari ribuan alamat sejak minggu lalu (ketika kerentanan terdeteksi), sehingga menjadikannya salah satu kegagalan terbesar dalam self-custody dalam sejarah #bitcoin .
Menurut Jameson Loop, peneliti keamanan Bitcoin, insiden ini seharusnya tidak memengaruhi self-custody secara keseluruhan, tetapi justru menyampaikan pesan yang jelas kepada mereka yang memutuskan untuk menjalankan self-custody: ājangan percaya, verifikasiā.
Ini merujuk pada kenyataan bahwa pengguna self-custody akhirnya tetap mempercayai penyedia perangkat keras, pengembang perangkat lunak, dan peneliti keamanan (audit). Pengguna yang memilih self-custody harus memverifikasi.
Bagaimana kerentanan #Coldcard bisa terjadi?
Kerentanan yang terdeteksi pada Cold card terjadi dalam proses pembuatan seed pada tahun 2021. Karena desain Cold card, entropi yang digunakan untuk mengacak seed dompet dikurangi. Hal ini memungkinkan penyerang melakukan serangan brute force (bahkan disebut-sebut dengan bantuan AI) terhadap dompet yang terdampak tanpa perlu menyentuh perangkat tersebut secara fisik.
Karena itu, pabrikan Cold card, Coinkite, terpaksa merilis patch (firmware) darurat untuk semua model yang terdampak. Selain itu, mereka juga memberi tahu pengguna bahwa jika mereka telah membuat seed dengan software yang cacat (versi Maret 2021), maka mereka harus memindahkan dana ke alamat dompet yang dibuat dengan seed baru.
Dan kamu, apakah kamu percaya pada dompet dingin untuk menyimpan kriptomu, atau lebih memilih menyimpannya di exchange terpusat seperti Binance?
šUpdate kripto lainnya...
Bagikan dan ikuti saya untuk lebih banyak šš
$BTC
