Saya baru saja menemukan ada satu kalimat di situs resmi Babylon yang kebanyakan orang langsung melewatkannya: TBV itu sendiri bukan produk DeFi, melainkan sebuah primitive; produk yang sesungguhnya adalah yang dihubungkan dari luar. Saya membaca kalimat itu berulang kali tiga kali baru menyadari bobotnya. TBV itu apa? Ini adalah sebuah protokol yang membuat BTC menjadi aset yang dapat diprogram tanpa harus keluar dari mainnet, tanpa cross-chain, dan tanpa custody. Tapi Babylon tidak berniat memegang sendiri rangkaian kemampuan ini untuk melakukan pinjam-meminjam, trading, atau derivatif. Caranya adalah: menjadikan TBV sebagai rangkaian alat (toolchain) untuk modul verifikasi light client sebagai SDK, lalu menyerahkannya sepenuhnya kepada para pengembang. @BabylonLabs_io

Jadi, Babylon yang sedang dibangun bukanlah sebuah gedung, melainkan satu set papan prefab. Siapa pun yang ingin memakai BTC sebagai jaminan, cukup mengangkat papan itu dan langsung bisa mulai bekerja—tidak perlu menulis skrip Bitcoin dari nol, dan tidak perlu merakit sendiri verifikasi light node. Kerja sama dengan Aave adalah contoh yang khas: Babylon hanya bertugas mengunci BTC ke dalam Vault dan mengirimkan bukti statusnya; urusan bagaimana melakukan pinjam-meminjam dan likuidasi semuanya adalah urusan Aave sendiri, yaitu Core Lending Spoke dan Vault Swap Spoke.

Keindahan cara berpikir desain ini ada pada kenyataan bahwa ia tidak perlu menebak apa yang dibutuhkan pasar. Para pengembang akan menggunakan TBV untuk membuat sesuatu yang bahkan mungkin tidak pernah terpikirkan oleh Babylon sendiri. Dan apakah nilai BABY—sebagai token tata kelola dari pabrik kunci inggris ini—bisa naik atau tidak, tidak ditentukan oleh berapa banyak produk yang dibuat Babylon, melainkan oleh seberapa banyak pengembang yang bersedia mengangkat kunci inggris itu. #baby $BABY
你们在BABY质押比特币感觉如何?
0%
没钱质押毛线感觉
50%
我什么时候能拥有1个大饼
50%
2 Voting • Voting ditutup