Pesan BlockBeats, pada 1 Agustus, Menteri Keuangan AS Bessent di waktu setempat pada hari Jumat menghadiri rapat kabinet Presiden Trump di Camp David, saat daftar “daftar tugas” pada buku catatannya terungkap. Di dalamnya tertulis “Beli yen senilai 5–10 miliar dolar AS”. Foto diambil pada saat sesi rapat yang dibuka untuk media, pukul 11:33 waktu ET (23:33 waktu Beijing). Nama pada kartu nama Bessent tepat berada di atas buku catatan itu dan terlihat jelas. Juru bicara Departemen Keuangan AS tidak menanggapi permintaan komentar mengenai isi buku catatan tersebut maupun apakah pada hari Jumat telah dilakukan intervensi.


Selain itu, menurut laporan Financial Times Inggris, pada Jumat setempat Departemen Keuangan AS melakukan intervensi terhadap nilai tukar yen, yang menandai pertama kalinya AS dan Jepang bekerja sama dalam hampir 30 tahun terakhir untuk mendukung yen melalui operasi pembelian langsung. Tiga orang yang mengetahui hal tersebut mengungkapkan bahwa Federal Reserve New York, atas nama Departemen Keuangan, melaksanakan sebuah operasi yang tidak biasa—menjual euro untuk membeli yen, dengan dua sumber mengatakan bahwa transaksi tersebut dilakukan melalui Goldman Sachs dan Morgan Stanley. Sebelum melakukan tindakan tersebut, Departemen Keuangan AS telah memberi tahu banyak bank di Wall Street bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan intervensi terhadap yen. Intervensi Departemen Keuangan AS terakhir untuk menopang yen terjadi pada 2011, namun pada saat itu arahnya adalah menjual yen.