Berbicara tentang Trustless Bitcoin Vaults (TBV) Babylon: ada satu pertanyaan dulu—mengapa Bitcoin tidak bisa benar-benar dipakai di DeFi?

Hampir tidak ada yang masuk ke DeFi; bahkan kurang dari 1% dari total market cap. Bukan karena pemegang BTC tidak mau bergerak, tapi karena tidak ada jalur yang jelas. Dulu, opsinya ada dua: menggunakan BitGo untuk custody dan ditukar menjadi wBTC, atau melewati jembatan lintas-chain. Dalam kedua skenario itu, BTC tidak lagi berada di tangan sendiri. Kalau pihak custody bermasalah atau jembatan diserang, semuanya hilang.

Gagasan TBV dari Babylon berbalik arah—BTC tidak keluar dari jaringan Bitcoin sepanjang proses. BTC dikunci di dalam script Taproot; setiap vault memiliki UTXO independen, tidak masuk shared pool, dan tidak bisa dipakai lagi untuk re-staking. Aset tidak dipindahkan; status agunannya hanya diteruskan ke sisi Ethereum, agar Aave tahu bahwa Anda punya BTC yang bisa digunakan untuk meminjam.

Testnet berjalan di Bitcoin Signet dan Ethereum Sepolia. Batas per Vault 0,4 BTC, dengan faktor jaminan 78%. Pada Mei 2026, Babylon mengajukan proposal di komunitas Aave. Logika intinya menggunakan struktur Spoke dari TBV untuk melakukan dua hal: Core Lending Spoke agar pengguna meminjam stablecoin, dan BTC Vault Swap Spoke untuk mengurus penyelesaian setelah proses likuidasi.

Pendiri Aave, Stani, mengatakan ini adalah proposal Spoke Novel pertama untuk Aave V4.

Masih ada beberapa kolaborasi yang sedang digarap. GoMining berencana mengaktifkan hingga 1000 BTC lewat TBV: pengguna mengunci BTC, meminjam stablecoin untuk menginvestasikan ke rig penambangan GoMining, lalu memperoleh reward berupa BTC. Aegis menargetkan pada Q4 2026 menggabungkan TBV, Aave v4, dan pinjaman berbunga tetap. Ledger juga mengumumkan pada Maret 2026 bahwa pihaknya mendukung native signature TBV.

Namun, trustless tidak berarti bebas risiko.

Dari pembuatan vault hingga aktivasi kira-kira 2 jam, sedangkan penebusan perlu melalui masa challenge sekitar 3 hari. Kesehatan aktivitas pinjam-meminjam bergantung pada harga yang diberi oracle, kontrak aplikasi, dan status Ethereum. Protokol mempertahankan safety committee—di testnet ada ambang batas multi-tanda tangan 3 dari 5 kunci. Pada Mei 2026, Babylon merilis kerangka SCRIPT yang memecah agunan BTC native menjadi enam kategori risiko: kedaulatan, aturan yang jelas, pelarangan pemanfaatan ulang, isolasi aset, tanpa izin, dan transparansi. Arah yang diambil sudah tepat, tetapi masih belum sampai ke produk yang matang.
#baby $BABY @BabylonLabs_io