🟢▶️🚨 Beredar kabar bahwa Trump dapat MEMBATALKAN masa reses Senat dan memaksa untuk memberikan suara atas Undang-Undang CLARITY.

Benar atau bohong? Keduanya—dan perbedaannya penting:

✅ YA, dia bisa memanggil Senat pada bulan Agustus. Itu disebut dalam Pasal II Konstitusi dan pendapat hukum dari DOJ tahun 1989. Itu nyata: sudah dilakukan hampir 50 kali dalam sejarah.

❌ TAPI memanggil bukan berarti memaksa. Begitu Senat bersidang, Senat yang memegang kendali, bukan Gedung Putih. Yang memutuskan apakah CLARITY dibawa ke sidang pleno adalah Thune, pemimpin mayoritas. Trump bisa mengembalikan mereka; yang tidak bisa dia lakukan adalah memaksa pemungutan suara atau mengurung mereka sampai mereka memilih.

Dengan kata lain: kekuasaan nyata yang disamarkan sebagai kekuatan super.

▶️BREAKING NEWS: 🇺🇸 Co1nbas3 menunggu pemungutan suara atas Undang-Undang CLARITY segera pada hari Senin tanggal 3 Agustus.

AYO KITA LAKUKAN!

#CLARITYAct #TRUMP #LeyCLARITY #regulacion #EEUU $BTC $ETH