Saat ini makanan siap saji sudah merajalela di mana-mana
Gambar ini adalah yang saya ambil di dapur sebuah restoran. Di dinding dipasang seluruh rangkaian prosedur pengolahan makanan siap saji
Kamu pikir uang yang kamu keluarkan untuk makan di restoran adalah masakan yang dimasak langsung, padahal kemungkinan besar yang dilakukan hanya memanaskan, membuka kemasan, lalu menyusun di piring
Sekarang makan sepotong daging, kamu tidak tahu apakah itu daging sintetis
Kalau makan telur, kamu tidak tahu dari jalur mana asalnya
Bahkan tiram mentah pun bisa diolah menjadi berbagai produk olahan dengan kualitas asli-palsu yang sulit dibedakan
Seluruh masyarakat seolah-olah mengabdi pada efisiensi.
Restoran untuk meningkatkan kecepatan menyajikan makanan dan menurunkan biaya tenaga kerja, membuat makanan semakin industrial
Konsumen untuk menghemat waktu, dengan sukarela menelan makanan-makanan ini ke dalam tubuh
Akhirnya membentuk sebuah siklus yang sangat absurd
Pertama, habiskan uang untuk makanan industri tinggi minyak, tinggi garam, tinggi natrium, lalu merusak tubuh
Kemudian habiskan lagi uang untuk berolahraga, diet, pergi ke dokter, membeli suplemen, mencoba memulihkan kesehatan
Pencernaan, lambung, usus, hingga masalah di area anus semuanya bermunculan, lalu terus meneliti bagaimana cara hidup sehat
Seperti itulah kehidupan orang modern: di satu sisi menghabiskan uang untuk merusak diri sendiri, di sisi lain menghabiskan lebih banyak uang lagi untuk memperbaiki diri
Kalau dilihat dari sudut pandang lain, masyarakat ini seperti hanya punya dua cara untuk hidup dan menghasilkan uang
Satu adalah membunuh, satu lagi adalah menyelamatkan
Gambar ini adalah yang saya ambil di dapur sebuah restoran. Di dinding dipasang seluruh rangkaian prosedur pengolahan makanan siap saji
Kamu pikir uang yang kamu keluarkan untuk makan di restoran adalah masakan yang dimasak langsung, padahal kemungkinan besar yang dilakukan hanya memanaskan, membuka kemasan, lalu menyusun di piring
Sekarang makan sepotong daging, kamu tidak tahu apakah itu daging sintetis
Kalau makan telur, kamu tidak tahu dari jalur mana asalnya
Bahkan tiram mentah pun bisa diolah menjadi berbagai produk olahan dengan kualitas asli-palsu yang sulit dibedakan
Seluruh masyarakat seolah-olah mengabdi pada efisiensi.
Restoran untuk meningkatkan kecepatan menyajikan makanan dan menurunkan biaya tenaga kerja, membuat makanan semakin industrial
Konsumen untuk menghemat waktu, dengan sukarela menelan makanan-makanan ini ke dalam tubuh
Akhirnya membentuk sebuah siklus yang sangat absurd
Pertama, habiskan uang untuk makanan industri tinggi minyak, tinggi garam, tinggi natrium, lalu merusak tubuh
Kemudian habiskan lagi uang untuk berolahraga, diet, pergi ke dokter, membeli suplemen, mencoba memulihkan kesehatan
Pencernaan, lambung, usus, hingga masalah di area anus semuanya bermunculan, lalu terus meneliti bagaimana cara hidup sehat
Seperti itulah kehidupan orang modern: di satu sisi menghabiskan uang untuk merusak diri sendiri, di sisi lain menghabiskan lebih banyak uang lagi untuk memperbaiki diri
Kalau dilihat dari sudut pandang lain, masyarakat ini seperti hanya punya dua cara untuk hidup dan menghasilkan uang
Satu adalah membunuh, satu lagi adalah menyelamatkan