Membahas whitepaper Babylon, kita harus mulai dari pertanyaan paling intinya: keamanan rantai PoS itu terlalu mahal.

Whitepaper langsung membuat perhitungan. Di ekosistem Cosmos, banyak rantai baru. Untuk menarik para penyedia staking, inflasi tahunan awalnya sering langsung 20% sampai 100%. Sementara itu, Bitcoin adalah aset dengan kapitalisasi pasar 600 miliar dolar atau bahkan lebih—dan sebagian besar waktunya hanya diam di sana. Di satu sisi, keamanan kurang parah; di sisi lain, uang ada tapi tidak ada tempat untuk digunakan. Yang ingin dilakukan Babylon adalah menyambungkan sisi permintaan dan penawaran itu.

Keunggulan utamanya adalah “Bitcoin tidak keluar dari penyimpanan” (tidak di-escrow/keluar). Tidak perlu jembatan lintas-chain, tidak perlu dibungkus menjadi wBTC—BTC tetap berada di jaringan Bitcoin, dan Anda yang mengendalikannya sendiri. Bagaimana cara melakukannya? Whitepaper menyebut dua desain kunci.

Salah satunya adalah EOTS (Extractable One-Time Signature). Sederhananya, ini seperti kunci matematis. Kalau Anda bersikap jujur dan melakukan staking, tidak ada masalah; tetapi jika Anda berani berbuat jahat, misalnya melakukan double spending di rantai lain, mekanisme ini akan otomatis mengekspos kunci privat Anda, dan BTC yang Anda stake akan langsung dikenai slashing/penalti. Yang lainnya adalah mekanisme timestamp, yang mengaitkan peristiwa-peristiwa penting pada rantai PoS ke blok di Bitcoin. Buku besar Bitcoin tidak bisa diubah oleh siapa pun—ini seperti memasang asuransi kelas Bitcoin untuk keamanan rantai PoS.

Mainnet diluncurkan pada Agustus 2024. Saat ini, jumlah penguncian (TVL) sudah lebih dari 5,6 miliar dolar (lebih dari 56.000 BTC). dYdX dan Polygon juga sudah mengintegrasikannya. Di Aave, mereka juga sedang mendorong proposal untuk menggunakan native Bitcoin sebagai agunan. Para pendiri adalah profesor Stanford, David Tse, pemenang Penghargaan IEEE Shannon. Dari sisi pendanaan, Paradigm memimpin investasi sebesar 70 juta dolar, dan a16z kemudian juga ikut berinvestasi 15 juta dolar.

Whitepaper menyusun kerangka dengan sangat jelas; arah yang saya anggap benar—membuat Bitcoin yang selama ini tidur menjadi bergerak, sekaligus membantu rantai PoS menyelesaikan masalah biaya keamanan. Namun risikonya juga jelas: mekanisme slashing saat ini terutama menutup skenario double signature, belum mencakup semua kemungkinan tindakan jahat; periode staking 15 bulan kurang ramah untuk pengguna yang butuh likuiditas tinggi. Apakah narasi ini pada akhirnya bisa berjalan mulus, masih harus dilihat dari apakah adopsi ekosistem berkelanjutan dan apakah pertumbuhan TVL bisa menopangnya. Saya terus memantau—tapi belum terburu-buru.