Sorotan Utama
Bitcoin (BTC) turun tipis ke sekitar $65.400 setelah saham-saham teknologi melepas valuasi senilai $797 miliar
Saham-saham Magnificent Seven mengalami penurunan 4,8% pada Kamis, menandai penurunan terdalam mereka sejak April 2025
Kekhawatiran terhadap investasi infrastruktur AI yang besar dari Alphabet dan Tesla mengguncang kepercayaan investor
Saham Tesla anjlok hampir 15%, sementara Alphabet turun 7,1% setelah hasil kuartalan
Pengumuman tarif terbaru dari pemerintahan Trump untuk 60 negara meningkatkan kecemasan pasar
Selama sesi perdagangan Asia pada Jumat, Bitcoin mempertahankan posisinya di dekat $65.400, menunjukkan stabilitas yang luar biasa saat sekitar $800 miliar menguap dari perusahaan teknologi terkemuka AS. Kripto itu mencatat penurunan kecil di bawah 1% untuk hari tersebut sekaligus membukukan kenaikan mingguan 3%.
Aset digital alternatif mengalami penurunan yang lebih tajam. Ether turun 3% menjadi $1.879, XRP tergelincir 2% menjadi $1,11, dan Solana turun 3% menjadi $76. Dogecoin mengalami kemunduran paling besar, jatuh 5% menjadi $0,069. Token HYPE milik Hyperliquid turun 4% selama tujuh sesi perdagangan menjadi $58.
Kerugian kripto ini tampak minimal jika dibandingkan dengan kekacauan di pasar ekuitas.
The Magnificent Seven—sekumpulan perusahaan teknologi berkapitalisasi raksasa yang selama tiga tahun terakhir mendorong indeks saham AS—mengalami kejatuhan 4,8% pada Kamis. Kerusakan dalam satu sesi ini menghapus kapitalisasi pasar sebesar $797 miliar, sekaligus menjadi performa harian terburuk mereka sejak aksi jual akibat tarif yang terjadi pada April 2025.
Indeks S&P 500 turun 1,2% sementara Nasdaq 100 melemah 1,9%. Kelompok teknologi saat ini diperdagangkan 11% di bawah puncak tertinggi pada akhir Mei, setelah kehilangan $2 triliun dari valuasi puncak tersebut.
Hasil Kuartalan dari Alphabet dan Tesla Memicu Kejatuhan Pasar
Pemicu penurunan dramatis ini berasal dari rilis pendapatan perusahaan. Alphabet menaikkan proyeksi belanja modal (capital expenditure/capex)-nya menjadi angka yang sangat besar, maksimum $205 miliar untuk 2026. Sementara itu, CEO Tesla Elon Musk menggambarkan 2026 sebagai “tahun capex besar” ketika perusahaannya mengungkap angka laba yang jauh di bawah ekspektasi analis.
Saham Tesla anjlok hampir 15% setelah pengumuman pendapatannya. Saham Alphabet turun 7,1%. Kedua saham ini menemukan sedikit stabilisasi selama jam perdagangan lanjutan.
Keterbukaan finansial ini memperkuat kekhawatiran yang terus meningkat di kalangan pelaku Wall Street: bahwa perusahaan teknologi besar sedang menyalurkan ratusan miliar dolar untuk infrastruktur AI dengan kecepatan yang melampaui pengembalian investasi (ROI) yang dapat dibuktikan.
Kekhawatiran yang sama ini telah memengaruhi perdagangan mata uang kripto sepanjang bulan ini. Pergerakan harga Bitcoin sempat mengikuti saham-saham pembuat chip dengan ketat—naik saat mereka reli dan turun saat mereka mengalami penurunan—berfungsi lebih seperti aset yang terkait AI ketimbang benar-benar menjadi kendaraan investasi yang independen.
Bukti Terjadinya Pemisahan Pergerakan Pasar Muncul
Sesi perdagangan Jumat menyajikan narasi yang berbeda. Teori investasi AI retak, sementara Bitcoin tetap stabil. Apakah ini menandakan pemisahan yang nyata dari korelasi teknologi tradisional, atau hanya peristiwa tunggal yang tidak biasa, masih perlu dibuktikan.
Operasi penambangan Bitcoin secara bertahap bertransformasi menjadi penyedia pusat data AI. Jika terjadi penurunan panjang dalam penyaluran modal untuk AI, operasi-operasi ini kemungkinan akan terdampak pada akhirnya, meski mekanisme penularannya kemungkinan akan berjalan lebih bertahap.
Di luar pendapatan perusahaan, pasar keuangan menghadapi hambatan tambahan akibat tarif yang baru diumumkan oleh pemerintahan Trump menargetkan 60 mitra dagang, mencakup Inggris, Tiongkok, Jepang, dan India, dengan tarif bea berkisar 10% hingga 12,5%. Harga minyak mentah ikut melonjak bersamaan dengan serangan militer Houthi terhadap kapal tangki minyak milik Arab Saudi dan pernyataan mengenai blokade angkatan laut, sehingga meningkatkan kekhawatiran inflasi menjelang rapat kebijakan Federal Reserve minggu depan.
Federal Reserve secara luas diperkirakan akan mempertahankan level suku bunga saat ini. Microsoft dan Meta dijadwalkan merilis laporan pendapatan kuartalan pada Rabu depan, sementara Apple dan Amazon melaporkan hasilnya pada Kamis.
Postingan Bitcoin (BTC) Tetap Tangguh saat Raksasa Teknologi Menghadapi Hapus Buku Pasar Senilai $797B muncul pertama kali di Blockonomi.
