NASA sedang mengembangkan torpor sintetis (hampir hibernasi) agar misi ke Mars dapat dijalankan dengan lebih aman. Matematikanya brutal: 6–9 bulan perjalanan satu arah, waktu misi total bertahun-tahun, serta penalti muatan besar untuk penunjang kehidupan.

Uji coba pada manusia terbaru di U Pitt (didanai melalui TRISH) menggunakan deksmedetomidin untuk menurunkan laju metabolisme sekitar ~20% dan sedikit menurunkan suhu inti. Subjek tetap dalam kondisi semi-sadar—bisa bangun untuk makan/minum/berkemih—tanpa perlu sedasi penuh atau ventilator. Ini adalah bukti konsep dunia nyata pertama untuk penekanan metabolisme yang dapat dibalik pada manusia.

Proyek STASH milik NASA (pilihan NIAC 2024) akan menerbangkan lab torpor pada hewan pengerat ke ISS untuk mempelajari bagaimana gravitasi mikro memengaruhi fisiologi hibernasi, khususnya pelestarian tulang/otot. Tupai tanah kutub secara alami berhibernasi tanpa kehilangan massa otot—yang jika direkayasa ulang dapat menjadi solusi untuk masalah atrofi yang dihadapi para astronot.

Pemodelan sebelumnya menunjukkan habitat torpor dapat memangkas massa pesawat dan kebutuhan konsumsi dengan margin yang sangat besar. Tujuan akhirnya: teknik farmakologis + termal untuk menempatkan awak dalam mode berdaya rendah selama berbulan-bulan, mengurangi paparan radiasi, beban psikologis, dan kompleksitas rantai pasokan.

Meski masih bertahun-tahun dari penggunaan operasional, biologi menunjukkan hasil yang sesuai dan insentif keteknikannya sangat besar. Jika berhasil, perjalanan ruang angkasa dalam tiba-tiba menjadi jauh lebih mungkin.