Bitcoin diperdagangkan di $62,827, turun 1,5% dalam 24 jam terakhir, karena latar belakang makro yang volatil membebani aset berisiko. Pergerakan harga $BTC hari ini mengikuti pekan di mana emas pertama kali melonjak setelah laporan pekerjaan AS yang lemah, hanya menambah 57.000 pekerjaan dibanding perkiraan 110.000, lalu menghapus keuntungan tersebut ketika ketegangan Iran meningkat dan harga minyak naik. Imbal hasil yang lebih tinggi dan ketidakpastian geopolitik biasanya menekan BTC sebagai aset berisiko, meskipun sebagian melihatnya sebagai potensi safe haven jika konflik semakin dalam. Tantangan makro bukan satu-satunya cerita. Data on-chain menunjukkan seekor “whale” Bitcoin yang sempat dormant selama 7 tahun memindahkan 2.931 BTC ($188M) ke wallet baru, sementara MicroStrategy menjual 3.588 BTC—penjualan terbesarnya sejak 2020—dan menanamkan $65M ke pusat data AI. Langkah-langkah ini menambah nada hati-hati di pasar, bahkan ketika likuiditas global masih relatif tinggi dibanding siklus-siklus sebelumnya. Grafik: Pada time frame 1 jam, BTC telah mengonfirmasi struktur bearish setelah terjadinya downside break of structure (BOS) melalui level kunci di $63,602.8. Harga kini diperdagangkan dalam kondisi discount di bawah EMA 50 dan 200. Pergerakan dimulai ketika “smart money” menyapu rentang atas dan mendistribusikan di atas $64.000, lalu menekan lebih rendah hingga melewati swing low yang sudah terpecah. Konsolidasi saat ini menunjukkan bahwa kenaikan (rally) kemungkinan akan dihadapkan pada aksi jual. Yang perlu diperhatikan: 1) Apakah reli penghiburan mencapai area supply $63,318 dan $63,602 lalu ditolak. 2) Jika harga menembus turun di bawah $62,400, perkirakan pergerakan cepat menuju $61,297. Apakah kita akan melihat pengulangan aksi jual bulan Mei, atau apakah BTC akan menemukan dukungan sebelum menguji $61.000? Ini adalah salah satu dari beberapa chart yang grup ini terima setiap hari; lihat bio saya untuk analisis harian lainnya.