Stablecoin terbesar di dunia, hari ini menghilang dari Eropa
Bukan kabur, bukan meledak—
melainkan ditendang oleh aturan.
1 Juli, regulasi MiCA Uni Eropa resmi mulai berlaku penuh. Tether—penerbit USDT, stablecoin dengan volume transaksi terbesar di dunia—tidak lulus peninjauan kepatuhan, sehingga seluruh produk stablecoin miliknya dipaksa ditarik dari platform-platform besar di Eropa.
OKX, Kraken, dan beberapa bursa lokal Eropa hari ini mengumumkan secara bertahap untuk menghentikan perdagangan USDT di kawasan UE.
Volume transaksi harian rata-rata USDT lebih dari 100 miliar dolar, menjadi pembuluh darah likuiditas seluruh pasar kripto.
Pengguna Eropa hari ini membuka aplikasi dan mendapati USDT sudah tidak ada.
Masalah Tether sangat jelas: MiCA mensyaratkan penerbit stablecoin harus memiliki izin perbankan di Uni Eropa, dan setidaknya 60% dana cadangan harus disimpan di bank-bank Eropa. Tether menolak mempublikasikan audit cadangan secara lengkap, dan juga tidak mengajukan izin di UE.
Bukan karena terlambat, tapi karena sengaja tidak mau patuh.
Sikap CEO Tether selama ini sangat tegas: persyaratan cadangan MiCA akan memaksa stablecoin menaruh seluruh dananya di bank-bank Eropa, yang justru menciptakan risiko sistemik.
Logika ini memang bisa dikatakan tidak sepenuhnya salah—tapi regulator Eropa tidak peduli dengan logikamu, yang mereka lihat hanya apakah kamu punya izin.
Alternatif bagi pengguna Eropa sekarang adalah USDC—yang sejak awal sudah mendapatkan kualifikasi kepatuhan.
Perang regulasi ini, secara tak terduga, membuat pesaing justru diuntungkan.
Menurutmu, pada akhirnya Tether akan berkompromi dan mengambil izin, atau langsung meninggalkan pasar Eropa?
#稳定币 #区块链 #加密监管 #Web3 #加密赛道