Ringkasan Cepat

  • Saham Trade Desk berakhir pada $17,21 pada 25 Juni 2026, menandai titik terendah 52 minggu di tengah penurunan jual tahunan yang kejam sebesar 75%

  • Saham ditutup pada $17,68 pada 24 Juni, turun 1,39% dan tertinggal dari indeks-indeks utama

  • Wall Street memperkirakan laba kuartal II sebesar $0.40 per saham (turun 2,44% YoY) bersama pendapatan sebesar $751,76 juta (naik 8,32%)

  • Baik Truist Securities maupun Benchmark mempertahankan rekomendasi Beli dengan target masing-masing $35 dan $30

  • Walmart mengakhiri kemitraan eksklusifnya, membuka akses iklan media ritel ke Magnite, Yahoo DSP, dan Google DV360

The Trade Desk (TTD) anjlok ke rekor terendah 52 minggu baru sebesar $17,21 pada 25 Juni 2026, dan akhirnya menutup hari itu di $17,33. Ini menandai penurunan yang sangat mengkhawatirkan sekitar 75% sepanjang dua belas bulan terakhir.

Pada sesi 24 Juni, TTD menutup perdagangan di $17,68, setara penurunan 1,39%. Kinerja ini jauh tertinggal dibandingkan penurunan tipis 0,1% S&P 500 dan penurunan 0,43% Nasdaq Composite.

Selama periode 30 hari sebelumnya, TTD turun 19,16%, berkinerja lebih buruk dibandingkan penurunan 2,15% pada sektor Komputer dan Teknologi serta pelemahan 1,34% S&P 500.

Namun meskipun terjadi penurunan harga yang dramatis ini, data InvestingPro menunjukkan bahwa TTD kemungkinan diperdagangkan di bawah nilai intrinsiknya. Perusahaan mempertahankan posisi keuangan yang kuat dengan net cash melebihi total utang dan menghasilkan margin laba kotor yang mengesankan sebesar 78%.

TTD saat ini diperdagangkan dengan kelipatan Forward P/E sebesar 9,58, yang berarti diskon signifikan dibandingkan tolok ukur industri 14,36. Rasio PEG tercatat 0,54, jauh di bawah rata-rata 1,55 untuk para pesaing di Internet Services.

Perspektif Analis Wall Street

Truist Securities memperbarui rekomendasi Buy sambil mempertahankan target harga $35 setelah TTD menyelesaikan sengketa dengan Publicis. Penyelesaian ini mengakhiri konflik yang sebelumnya membuat beberapa merek yang dimiliki Publicis menangguhkan belanja iklan sementara di platform Trade Desk.

Benchmark juga mempertahankan sikap Buy dengan target harga $30. Perusahaan menyoroti akuisisi Fox Corp atas Roku sebagai perkembangan yang memiliki implikasi bagi hubungan kolaboratif TTD dengan kedua entitas tersebut.

Analis Benchmark juga mengamati bahwa ketidaksepakatan dengan Publicis memaksa TTD untuk menurunkan proyeksi Q2. Setelah sengketa terselesaikan, Publicis telah memulihkan dukungannya terhadap TTD kepada klien iklan.

Citizens mempertahankan peringkat Market Perform di tengah volatilitas ini.

Perkembangan Utama Kemitraan

TTD mengalami kemunduran lain ketika Walmart menghentikan kolaborasi eksklusif mereka. Raksasa ritel itu memperluas akses ke data berharga retail media, menyambut Magnite, Yahoo DSP, dan Google DV360 — menciptakan persaingan langsung bagi TTD dalam mengakses inventaris premium tersebut.

Hasil kuartalan akan segera dirilis. Perkiraan konsensus mengantisipasi laba Q2 sebesar $0,40 per saham, yang mencerminkan kontraksi 2,44% year-over-year. Proyeksi pendapatan berada di $751,76 juta, atau meningkat 8,32% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu.

Ekspektasi sepanjang tahun memperkirakan EPS sebesar $1,87 dan pendapatan mencapai $3,18 miliar — yang berarti kenaikan masing-masing 5,65% dan 9,81% dibandingkan angka tahun sebelumnya.

Zacks saat ini memberi TTD peringkat #3 (Hold), dengan konsensus EPS analis tetap stabil sepanjang bulan lalu.

Sektor Internet Services memiliki Peringkat Industri Zacks sebesar 170, yang menempatkannya di 31% terbawah dari lebih dari 250 industri yang dipantau.

Dengan peringkat Zacks #3, TTD berada di area netral. Rilis pendapatan yang akan datang akan menjadi katalis penting untuk menentukan arah saham dalam jangka pendek.

Artikel berjudul “The Trade Desk (TTD) Stock Plunges to 52-Week Low — Analyst Outlook Revealed” pertama kali muncul di Blockonomi.