Pasar Bitcoin (BTC) menghadapi tekanan turun akibat berakhirnya sekitar $3,4 miliar dalam kontrak opsi pada hari Jumat, 5 Desember 2025. Peristiwa likuiditas ini memberikan 'gaya gravitasi' pada harga, menariknya menuju Titik Rasa Sakit Maksimum sebesar $91.000.

Penurunan harga BTC ke $89.500, di bawah titik rasa sakit maksimum, adalah perkembangan yang krusial. Titik rasa sakit maksimum adalah level dimana sebagian besar kontrak berakhir tidak bernilai, mengakibatkan kerugian maksimum bagi pemegang dan keuntungan maksimum bagi penerbit (pembuat pasar).

RELEVANSI DARI TINGKAT PENDANAAN NEGATIF

Tingkat Pendanaan mengukur biaya pemeliharaan posisi dalam kontrak berjangka abadi dan merupakan indikator yang sangat baik dari sentimen dan posisi trader di pasar derivatif.

➝ Sentimen Pasar: Tingkat Pendanaan negatif, seperti -0.001206, menunjukkan bahwa trader pendek bersedia membayar trader panjang untuk mempertahankan posisi mereka. Ini menunjukkan bahwa sentimen yang berlaku di pasar berjangka bersifat bearish, dengan banyak trader bertaruh pada penurunan harga.

➝ Kesesuaian dengan Tekanan Penjualan: Sentimen bearish ini sejalan dengan tekanan penjualan yang diharapkan dari kadaluarsa opsi senilai $3.4 miliar dan titik rasa sakit maksimum $91.000. Tingkat Pendanaan negatif memperkuat narasi bahwa pasar diposisikan untuk penurunan.

KESIMPULAN

Perdagangan pada $89.500 memaksimalkan keuntungan bagi penerbit dengan membuat sebagian besar kontrak call kadaluarsa di luar uang. Ini mengkonfirmasi bahwa tekanan penjualan di pasar spot berhasil mendorong harga ke level paling menguntungkan bagi penerbit opsi, memperkuat sentimen pasar yang lebih hati-hati dalam jangka pendek.

Ditulis oleh GugaOnChain