Tingkat inflasi inti yang diawasi oleh Fed mencapai 2,8%, data September yang tertunda menunjukkan, lebih rendah dari yang diharapkan

1. Mekanisme pemotongan suku bunga

Inflasi yang turun menjadi 2,8% memberikan ruang lebih bagi Fed untuk memotong suku bunga.
→ Ketika suku bunga turun, biaya pinjaman berkurang, pinjaman meningkat, dan likuiditas (aliran uang) dalam ekonomi meningkat.
→ Uang cenderung mengalir ke aset berisiko tinggi seperti kripto.

2. Reaksi risiko

Dalam periode ketika suku bunga turun, para investor bergerak menuju
→ saham teknologi
bitcoin
→ altcoin
mencari imbal hasil yang lebih tinggi.
Kripto biasanya naik selama kondisi pasar yang berisiko.

3. Kelemahan dolar dan pertumbuhan Bitcoin

Ketika suku bunga turun, Indeks Dolar AS (DXY) cenderung menurun.
→ Ketika dolar melemah, Bitcoin secara historis menunjukkan tren naik.

4. Peningkatan aliran ETF

Ketika data makro terlihat positif, investor institusi lebih cenderung mengalokasikan dana ke
→ ETF BTC
→ ETF ETH
→ dana kripto.

Ringkasan

Inflasi yang lebih rendah yang selaras dengan ekspektasi Fed umumnya bersifat bullish untuk kripto.
Pasar kripto sering bergerak naik setelah rilis data semacam itu.

Inflasi rendah → Suku bunga lebih rendah → Likuiditas lebih banyak → Harga kripto lebih tinggi#BinanceBlockchainWeek #TrumpTariffs #WriteToEarnUpgrade #BinanceAlphaAlert $BTC $ETH $BNB