Sudah beberapa hari menggunakan Binance untuk trading saham AS, jadi mau sharing sedikit pengalaman

Kumpulin dan merangkum biaya trading antara Binance dan broker saham tradisional, perbandingannya bisa dilihat di gambar ⬇️

Setelah pengalaman menyeluruh, saya menemukan bahwa Binance lebih cocok untuk trader skala kecil dan pengguna crypto sebagai platform utama untuk trading saham AS

1/ Binance tidak mengenakan biaya platform tetap, dan mendukung pembelian saham pecahan, jadi dengan beberapa U aja kita bisa trading, batasan tradingnya sangat rendah

2/ Tidak ada langkah deposit tradisional dengan USD, kita bisa langsung jual beli pakai USDC, gampang banget, jadi transisi untuk pengguna crypto itu tanpa sakit

3/ UI/UX-nya simpel, kalau udah pernah pakai IBKR yang super rumit, baru kita bisa merasakan betapa pentingnya hal ini

4/ Pembukaan akun gampang, enggak perlu bukti dana asing atau alamat

Tapi jujur saja, sebagai pendatang baru, Binance di pasar saham AS masih punya banyak jalan untuk ditempuh, harus belajar dari broker tradisional

Contohnya untuk trader dengan dana besar, komisi yang dihitung berdasarkan jumlah transaksi dengan persentase tetap, enggak lebih murah dibanding Tiger, Cow, Bridge, atau IBKR, dan sekarang adanya promo pengurangan komisi itu jadi langkah awal yang baik untuk perbaikan di masa depan

Dari sudut pandang lain, tujuan Binance menambah fitur trading saham AS bukan hanya untuk bisa mengejar raksasa seperti IBKR di jalur broker

Tapi untuk menciptakan kompetisi yang berbeda, membangun super finansial yang menggabungkan crypto, saham, dan ETF

(Artikel ini hanya sebagai pemikiran investasi pribadi, tidak mengandung saran apapun, harap patuhi hukum dan regulasi setempat)