Ak Investment, anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh #Akbank , telah mengajukan aplikasi resmi untuk bermitra dengan Stablex, pertukaran mata uang kripto. Langkah ini menunjukkan meningkatnya minat Akbank terhadap industri kripto.

Kemitraan bank baru-baru ini dengan #Binance juga menyoroti eksplorasi dan minatnya terhadap mata uang kripto, ketika kedua perusahaan tersebut memulai transfer langsung Lira Turki.

Menurut Dunya, Ak Yatrm Menkul Değerler akan mengambil kendali mayoritas Stablex Bilişim Teknoloji A.S. saham. Negosiasi antar pihak telah berlangsung sejak tahun lalu, namun persetujuan resmi dari #regulators masih menunggu keputusan.

Pertemuan pertama antara Akbank dan Stablex berlangsung pada Agustus 2021. Turgut Güney, Asisten Manajer Umum (COO) Akbank, sebelumnya menjabat sebagai CEO Stablex dari 2011 hingga 2017.

Stablex adalah bursa #cryptocurrency yang berbasis di Istanbul yang berfungsi sebagai perantara perdagangan mata uang kripto dalam Lira Turki. Perusahaan ini didirikan pada Mei 2020 oleh Jihad Shannak dan bermodal 7,6 juta Lira Turki. Selain itu, Jihad Shannak adalah afiliasi Turki dari Orion Investment yang berbasis di Dubai, Noor Capital Market Menkul Degerler A.S., dan Orion Investment Menkul Degerler A.S.

Laporan Chainalysis "Geografi Mata Uang Kripto 2022" menunjukkan bahwa Turki menempati peringkat ke-12 dari 154 negara dalam hal adopsi kripto. Hal ini menunjukkan bahwa Turki mendukung mata uang kripto.