Menteri Keuangan, Fernando Haddad, menyatakan pada hari Sabtu (27) bahwa Drex tidak bertujuan untuk mengawasi atau mengontrol populasi, tetapi justru memperluas transparansi sistem keuangan. Pernyataan tersebut disampaikan selama wawancara di podcast 3 Irmãos, di mana ia juga menekankan bahwa masih belum ada batas waktu yang ditentukan untuk peluncuran proyek tersebut.

“Tidak ada kontrol, ada transparansi. Namun di Brasil, ketika berbicara tentang transparansi, banyak orang langsung berpikir tentang kontrol,” kata Haddad saat menjawab tentang tema tersebut. Salah satu pembawa acara berkomentar bahwa teknologi Drex dapat memungkinkan pemantauan yang lebih besar oleh pemerintah, yang dijawab oleh menteri: “Bisa saja, tetapi itu bukan tujuannya.”

Ditanya apakah Drex bisa beroperasi hingga 2030, Haddad menekankan bahwa keputusan ada di tangan Bank Sentral, bukan Kementerian Keuangan. Ia juga menekankan bahwa digitalisasi bisa positif bagi ekonomi dengan mengurangi biaya dan menghilangkan perantara. “Komputasi membantu menghilangkan perantara dan biaya transaksi. Di Brasil, biaya-biaya ini sangat tinggi dan selalu ada orang di tengah jalan. Ini akhirnya menghambat produsen sejati agar tidak mendapatkan 100% dari hasil yang mereka ciptakan,” simpulnya.

Perubahan mendalam pada Drex

Drex telah mengalami banyak perubahan selama bertahun-tahun. Awalnya proyek ini bernama Real Digital dan fokus pada CBDC (Mata Uang Digital Bank Sentral, dalam terjemahan singkatan dari bahasa Inggris ke Portugis). Kemudian, proyek ini berubah nama menjadi Drex dan memiliki tujuan menciptakan struktur berbasis blockchain untuk memudahkan masyarakat dalam membeli dan menjual produk keuangan.

Kini, setelah menghadapi tantangan dalam menjamin privasi data menggunakan blockchain, proyek ini memutuskan untuk sementara meninggalkan penggunaan blockchain. Fokus awal akan difokuskan pada rekonsiliasi hak jaminan, yaitu pengendalian atas jaminan yang diserahkan dalam operasi kredit. Ini akan memungkinkan efisiensi lebih tinggi dalam pemberian pembiayaan, terutama bagi individu dan usaha kecil.

Menurut Fábio Araújo, koordinator Drex, tujuan Bank Sentral jangka panjang adalah menciptakan stabilitas bagi sistem keuangan dengan memberikan alat dan jalur bagi lembaga untuk mengembangkan layanan baru bagi masyarakat. “Drex tentang membawa layanan baru dan lebih baik bagi masyarakat, memperdalam inklusi keuangan yang telah kita capai melalui Pix,” simpulnya.