Mengandalkan perdagangan untuk hidup? Empat jebakan kerugian ini pasti harus dihindari!

97% trader pernah terjatuh ke dalam jebakan ini, beberapa bahkan kehilangan lebih dari sepuluh juta...

Saya telah merangkum ini, semoga semua orang tidak mengambil jalan yang salah, beberapa jebakan begitu terjerat, sangat sulit untuk keluar.

Pertama, bertahan tanpa stop loss, satu gelombang langsung dibawa pergi.

Banyak orang berpikir: 'Jika sudah terjebak tidak masalah, asalkan tidak menjual, suatu saat pasti akan naik kembali.'

Memang, banyak waktu memang naik kembali - tetapi ini justru adalah tempat yang paling berbahaya!

Pola pikir ini membuat Anda merasa santai, begitu menghadapi pasar yang turun tajam (misalnya harga saham atau harga koin turun terus-menerus), jika tidak melakukan stop loss, Anda akan rugi sampai tidak tersisa celana.

Yang lebih menakutkan adalah, beberapa orang di tengah jalan masih menambah posisi untuk menurunkan biaya, hasilnya semakin rugi, dan benar-benar terjebak.

Saya punya seorang teman, dengan 1300000 melakukan indeks saham, pernah menghasilkan 2000000, tetapi terus melakukan perdagangan penuh, meskipun rugi tidak melakukan stop loss.

Hasilnya adalah penurunan cepat, dan akhirnya hanya tersisa 400000 untuk keluar...

Ketika menghasilkan uang tidak memahami cara mengambil untung secara bertahap, saat rugi bertahan sampai akhir - ini adalah pola ‘akun nol’ yang paling klasik.

Kedua, periode kecil + stop loss kecil, operasi yang sering.

Banyak orang yang baru masuk pasar, suka melakukan trading jangka pendek, berpikir: 'Stop loss kecil, masuk dan keluar cepat, mendapatkan sedikit uang pasti bisa, kan?'

Hasilnya seringkali adalah: Biaya transaksi tidak berkurang, operasi semakin banyak, dan akun semakin ramping.

Dulu saya juga seperti itu, setiap hari memantau grafik beberapa menit, bertransaksi dengan posisi besar, lelah setengah mati tetapi tetap rugi.

Barulah kemudian saya mengerti: Perdagangan bukanlah tentang ‘mengumpulkan sedikit menjadi banyak’, tetapi tentang ‘menangkap kesempatan besar’.

Lepaskan semua fluktuasi kecil, hanya lakukan trading di pasar yang memiliki tren.

Anda mungkin mendengar bahwa ada orang yang menjadi kaya dari perdagangan jangka pendek, tetapi itu benar-benar hanya sedikit orang.

Bagi kebanyakan orang, melakukan trading gelombang dan mengikuti tren adalah jalan yang dapat diandalkan.

Ketiga, dapat sedikit langsung pergi, tidak bisa memegang posisi yang menguntungkan.

Masalah ini tidak hanya dihadapi pemula, banyak trader berpengalaman juga tidak bisa memegang posisi.

Mengapa? Karena sifat manusia membenci pengembalian keuntungan, selalu ingin segera mengamankan keuntungan.

Hasilnya, mendapatkan sedikit uang langsung pergi, kehilangan gelombang tren besar di belakang.

Bagaimana cara menyelesaikannya?

Operasi dengan posisi ringan: Jika posisi terlalu berat, Anda akan panik dan tidak bisa memegang posisi. Hanya dengan posisi ringan, mental Anda stabil, dan dapat mengikuti tren.

Jangan terus memantau pasar: Siapkan stop loss dan take profit, lakukan apa yang perlu dilakukan. Terlalu banyak melihat membuat Anda gatal dan bingung, malah tidak bisa memegang posisi.

Keempat, rugi tetapi menambah posisi, menurunkan biaya?

Ini adalah operasi ‘bunuh diri’ yang paling klasik!

Masih terus menambah posisi meski rugi, dengan kata indah ‘meratakan biaya’, padahal sebenarnya sedang mempercepat lari di jalan yang salah.

Contoh:

Jika Anda membuka toko pertama dan rugi, apakah Anda akan segera membuka toko kedua? Pasti tidak.

Namun ketika trading, banyak orang berjuang untuk menambah posisi, hasilnya biaya semakin tertekan, posisi semakin membesar, dan akhirnya likuidasi.

Kecuali Anda sudah merencanakan untuk membangun posisi secara bertahap dari awal, jangan sekali-kali menambah posisi saat rugi!

Kesimpulannya:

Industri perdagangan ini, dari ketidaktahuan menjadi kompleks, kemudian kembali menjadi sederhana.

Strategi yang benar-benar dapat menghasilkan uang biasanya tidak rumit:

Pemberhentian yang ketat

Tangkap tren besar, lepaskan fluktuasi kecil.

Posisi ringan + sedikit memantau pasar, pegang posisi yang menguntungkan.

Jangan menambah posisi saat rugi, hanya tambahkan saat untung.

Semoga pengalaman ini bermanfaat bagi Anda, hindari jebakan, dan kurangi biaya pendidikan.

Kita semua harus menempuh jalan yang lebih jauh, agar bisa mendapatkan uang yang lebih stabil.