
Open Network (TON) baru-baru ini menghadapi tantangan yang signifikan, mengalami pemadaman kedua hanya dalam waktu dua hari. Blockchain, yang telah mengalami beban berat dari transaksi memecoin DOGS, kini kembali online dan beroperasi secara normal.
🔍 Kejadian:
TON melaporkan bahwa gangguan tersebut dimulai pada pukul 19:19 UTC, dengan masalah produksi blok yang disebabkan oleh banyaknya transaksi yang terkait dengan pencetakan token DOGS. Beban berat ini menyebabkan penghentian sementara jaringan.
Sebagai tanggapan, para pengembang TON segera bergerak cepat, meminta validator mainnet untuk memperbarui dan memulai ulang node mereka. Pada pukul 1:30 pagi UTC, saluran Komunitas TON di Telegram mengumumkan bahwa masalah tersebut telah teratasi dan jaringan telah kembali aktif.
Ini bukan pertama kalinya TON menghadapi tantangan seperti itu. Pada hari Selasa, jaringan mengalami pemadaman selama enam jam, yang juga disebabkan oleh lonjakan transaksi "tidak normal" dari memecoin DOGS, yang baru saja mengadakan acara airdrop.
🎯 Dampak pada Validator:
Seorang pengguna X yang dikenal sebagai "maverickqe," yang mengidentifikasi dirinya sebagai penasihat strategis untuk TON Society, menjelaskan bahwa selama pemadaman pertama, validator kehilangan konsensus karena kelebihan beban jaringan yang berkepanjangan. Hal ini menyoroti dampak volume transaksi yang tinggi pada stabilitas jaringan, terutama dalam sistem terdesentralisasi seperti TON.
🐕 Kegilaan Memecoin ANJING:
Memecoin DOGS telah menarik perhatian komunitas kripto, khususnya karena integrasinya yang mendalam dengan ekosistem Telegram. Acara airdrop, yang diluncurkan pada hari Senin, menyaksikan 81,5% dari pasokan tetap 550 miliar token didistribusikan kepada anggota komunitas. Menurut DOGS, enam juta pengguna terverifikasi meminta airdrop—bukti popularitasnya.
💡 Apa yang akan terjadi selanjutnya pada TON?
Meskipun menghadapi tantangan terkini, token asli TON, Toncoin, menunjukkan ketahanan, naik 4,64% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan pada harga $5,59. Seiring blockchain terus menavigasi volume transaksi yang tinggi ini, komunitas akan mencermati setiap perkembangan atau peningkatan lebih lanjut dalam stabilitas jaringan.
Sementara itu, secara mengejutkan, pendiri dan CEO Telegram Pavel Durov didakwa oleh pengadilan Prancis pada hari Rabu, hanya beberapa jam setelah dibebaskan dari tahanan polisi. Penyelidikan tersebut terkait dengan tuduhan bahwa perangkat kriptografi Telegram memfasilitasi kegiatan ilegal, termasuk pencucian uang dan perdagangan narkoba.
📰 Tetap Terinformasi:
Seiring dengan terus berkembangnya TON, penting untuk selalu mengikuti perkembangan terkini. Baik Anda seorang pengembang, investor, atau sekadar pengamat yang ingin tahu, berbagai peristiwa ini menyoroti sifat ruang blockchain yang dinamis dan terkadang tidak dapat diprediksi.
Untuk wawasan dan informasi terkini tentang ekosistem aset digital, pastikan untuk mengikuti umpan kami dan berlangganan buletin kami.