Dalam menunjukkan tekad yang mengesankan di tengah pertarungan hukum yang sedang berlangsung dengan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC), Ripple, pemimpin di sektor pembayaran blockchain, telah membuat langkah signifikan dalam memperluas kapasitas regulasinya di Amerika Serikat.

Ripple baru-baru ini mengakuisisi lembaga keuangan Fortress Blockchain Technologies, sebuah langkah yang tidak hanya memperkuat kehadirannya di industri blockchain namun juga memberi perusahaan tersebut lisensi peraturan tambahan. Akuisisi ini, yang menjadikan jumlah lisensi Ripple menjadi lebih dari 30, menandai pencapaian luar biasa bagi perusahaan meskipun ada tantangan yang dihadapinya.

Lisensi Regulasi Lainnya Tidak Terkunci

Dengan akuisisi Fortress Blockchain Technologies, Ripple mendapatkan akses ke Nevada Trust License yang banyak dicari. Lisensi ini memberi Ripple peluang untuk memperluas layanannya kepada pelanggan dan bisnis di negara bagian Nevada, yang memiliki populasi sekitar 3,1 juta penduduk.

Apa yang membuat akuisisi ini sangat penting adalah reputasi Nevada sebagai salah satu yurisdiksi paling ramah terhadap kripto di Amerika Serikat. Dengan memprioritaskan perolehan lisensi di Nevada, Ripple menunjukkan komitmennya untuk memperluas jangkauannya dalam lingkungan peraturan yang reseptif dan mendukung.

Pengaktif yang Kuat untuk Penawaran Ripple

Monica Long, presiden Ripple, menggambarkan lisensi ini sebagai “pendukung yang kuat” untuk produk dan layanan perusahaan.

Dalam laporan tersebut, dia menyatakan optimismenya mengenai akuisisi baru-baru ini, menyoroti potensi yang dihadirkannya untuk meningkatkan pengalaman pelanggan saat ini dan mengeksplorasi produk-produk baru dan saling melengkapi.

Dengan memperoleh lisensi secara strategis di berbagai yurisdiksi, Ripple tidak hanya menunjukkan dedikasinya terhadap kepatuhan terhadap peraturan tetapi juga memposisikan dirinya sebagai pemimpin dalam industri blockchain.

Akuisisi Ripple atas Fortress Blockchain Technologies merupakan akuisisi besar kedua perusahaan dalam waktu lima bulan. Pada bulan Mei, Ripple mengakuisisi Metaco, sebuah perusahaan yang berspesialisasi dalam layanan penyimpanan kripto, dengan nilai yang dilaporkan sebesar $250 juta.

Sementara akuisisi Metaco berfokus pada penyimpanan aset digital, akuisisi Fortress tampaknya menekankan jalur fiat, mengingat penekanan Ripple pada Nevada Trust License. Selain itu, Fortress terkenal dengan kemampuan tokenisasi blockchain perusahaannya, sebuah bidang yang selaras dengan tujuan strategis Ripple.

Memperluas Jangkauan Ripple di seluruh Amerika Serikat

Komitmen Ripple terhadap kepatuhan terhadap peraturan terbukti melalui banyaknya lisensi yang dimilikinya di berbagai negara bagian AS. Selain kemenangan baru-baru ini, Ripple telah memperoleh Lisensi Pengiriman Uang di negara-negara terkemuka seperti California, New York, Texas, Florida, Colorado, Kansas, dan New Mexico. Daftar lisensi yang luas ini menunjukkan pendekatan komprehensif Ripple untuk membangun kehadiran yang kuat di Amerika Serikat.

*Penafian:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya pembaca dengan informasi. Selalu lakukan penelitian independen dan gunakan dana diskresi sebelum berinvestasi. Segala aktivitas pembelian, penjualan, dan investasi aset kripto menjadi tanggung jawab pembaca.

#XRP #crypto2023 #cryptocurrency $XRP