Menteri Sains dan Teknologi Zambia, Felix Mutati, telah mengumumkan bahwa pemerintah sedang dalam proses membangun Kerangka Kecerdasan Buatan (AI).
Mr Mutati, yang membagikan siaran pers di halaman X-nya, mengatakan Zambia saat ini sedang merumuskan strategi AI bekerja sama dengan Tony Blair Institute sementara negara tersebut juga bekerja sama dengan Uni Eropa (UE) untuk mengembangkan RUU Startup.
Akankah Daftar Negara-Negara Afrika yang Bertambah yang Mengesahkan 'RUU Startup' Memacu Aktivitas Blockchain dan Kripto di Benua Afrika? https://t.co/H9eB3oFt9j
— BitKE (@BitcoinKE) 25 September 2020
Menteri kemudian menyoroti pentingnya kerangka kerja yang memungkinkan penerapan AI, dan menekankan bahwa pemerintah secara aktif merevisi Undang-Undang Keamanan Siber dan Kejahatan Siber, yang memainkan peran penting dalam memfasilitasi penerapan AI.
Pengumuman ini pertama kali disampaikan saat peluncuran resmi Konferensi Masa Depan AI di Afrika di Lusaka, yang diselenggarakan oleh Compu-Connect Education Group.
Sarah Luyele Njamu, Chief Executive Officer Compu-Connect Education Group, sebelumnya menggarisbawahi posisi Zambia yang menguntungkan dalam memanfaatkan AI untuk pertumbuhan ekonomi, peningkatan layanan kesehatan, peningkatan pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan.
Ibu Njamu mengaitkan hal ini dengan populasi generasi muda yang dinamis di negara ini, yang memberikan peluang unik untuk memanfaatkan teknologi AI.
Pemerintah Zambia, melalui Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, telah mengambil langkah-langkah yang disengaja untuk mencapai ekonomi digital yang inklusif di Zambia.
April lalu [2023], seperti dilansir BitKE, Menteri mengatakan negara tersebut sedang dalam proses simulasi penggunaan mata uang kripto di dunia nyata dalam rangka menetapkan peraturan yang menyeimbangkan keselamatan warga negara dengan inovasi. Menurut Mutati, Zambia memerlukan infrastruktur digital, termasuk identitas digital, sebelum mata uang kripto dapat diperkenalkan.
Bank Sentral Sedang Mensimulasikan Penggunaan Crypto di Dunia Nyata untuk Membantu Merumuskan Regulasi, Kata Menteri Teknologi Zambia
Pada bulan Februari 2023, Menteri Sains dan Teknologi mengungkapkan bahwa negara tersebut, melalui Komisi Pertukaran Keamanan dan Bank Zambia,… pic.twitter.com/uMpUXcJoBC
— BitKE (@BitcoinKE) 20 April 2023
Dengan demikian, Zambia membangun infrastruktur digital yang sesuai, menarik investasi di bidang teknologi, dan menciptakan akses, sehingga memposisikan dirinya sebagai pusat teknologi di wilayah tersebut.
“Zambia telah menciptakan daya tarik yang menarik investasi dan merupakan salah satu negara di Afrika yang menjadi tempat yang wajib dikunjungi untuk berinvestasi.”
Ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan postingan dan kabar terbaru
Bergabunglah dan berinteraksi dengan komunitas Telegram kami
____________________________
____________________________
