Otak lalat buah dihubungkan ke antarmuka perdagangan,
$BTC juga jadi rangsangan visual
Sekitar 10 September, insinyur Alex Wormuth merilis eksperimen terbuka “Stonkfly”: menyambungkan seluruh otak lalat buah yang sebenarnya ke antarmuka perdagangan (sekitar 166.000 neuron, lebih dari 20 juta koneksi) untuk memberi “modal” sekitar 100 dolar AS pada otak simulasi ini, agar memilih antara membeli, menjual, dan menahan; aset yang dipantau berganti mencakup
$BTC ,
$ETH , serta stablecoin dan $SOL.
Mekanismenya sangat absurd, tetapi ditulis dengan sangat serius—grafik pergerakan harga digambar dalam layar berukuran kecil, lalu “dihidangkan” ke sel fotoreseptor, bukan sekadar memasukkan angka harga secara langsung; jika untung, rangkaian terkait dopamin dirangsang lebih banyak, jika rugi, diberikan sinyal penolakan/aversi, dan biaya transaksi pun dihitung sebagai kerugian. Secara default, fokusnya pada simulasi kertas, dengan batas maksimum per transaksi, jumlah transaksi per hari, dan pemutus kerugian (drawdown) juga disetel; penulisnya sendiri mengatakan: ini tidak membuktikan bahwa lalat akan ikut main kripto.
Beberapa hari setelah dirilis, rangkaian koneksi yang sama kemudian dipakai komunitas untuk “membalik” prosesnya, memulihkan kubus seperti teka-teki, bahkan menjual iklan di atas mobil simulasi. Ini bukan “lalat menjadi makhluk cerdas”, melainkan mainan lintas-bidang: visualisasi rangkaian koneksi bertabrakan dengan API transaksi. Saat agen AI mulai menggantikan manusia untuk melakukan order, “simulasi otak biologis” ikut menyusup ke meme dunia kripto.
#Stonkfly #Aİ Tidak merupakan nasihat investasi