🚨🇰🇷 PARADOK FUNERAL DI KOREA 🇰🇷🚨
Di Korea Selatan, muncul skandal yang menimbulkan pertanyaan serius tentang perlindungan konsumen.
Bumo Sarang, perusahaan layanan pemakaman terbesar ketujuh di negara ini, telah menginvestasikan sekitar 40 juta dolar dari dana pra-bayar pelanggan ke dalam ETF crypto dengan leverage: T-REX 2X Long BMNR Daily Target.
Produk ini mereplikasi dua kali lipat kinerja harian Bitmine, sebuah perusahaan yang terkait dengan Ethereum.
Hasilnya?
Kerugian sebesar 33 juta dolar, dengan nilai investasi turun menjadi hanya 10 juta.
Poin kritisnya adalah regulasi.
Sektor pemakaman di Korea Selatan tidak diawasi oleh otoritas keuangan, tetapi oleh Komisi Perdagangan Adil.
Satu-satunya kewajiban adalah menjaga 50% dari dana pelanggan dalam cadangan.
50% lainnya dapat diinvestasikan secara bebas, tanpa batasan spesifik.
Ini menciptakan risiko sistemik yang besar: perusahaan dapat menggunakan setengah dari uang yang ditujukan untuk pemakaman untuk operasi spekulatif.
Saat ini, 43% perusahaan di sektor ini memiliki aset lebih sedikit dibandingkan dengan dana yang diterima di muka.
Bumo Sarang telah mendefinisikan kerugian sebagai “sementara dan belum direalisasikan”, mengaitkannya dengan volatilitas global.
Namun, Ethereum sudah turun 28% tahun ini dan Bitmine 34%.
Dengan leverage 2x, setiap pergerakan negatif diperbesar, mempercepat kerugian.
Di sini bukan hanya soal manajemen yang buruk, tetapi juga kekosongan regulasi yang berbahaya. Ketika tabungan yang ditujukan untuk momen-momen sulit diubah menjadi taruhan finansial, garis antara investasi dan ketidakbertanggungjawaban menjadi sangat tipis.
#BREAKING #SouthKoreaCrypto #speculation #Bitmine #Ethereum $ETH