AS menetapkan bea masuk surya yang tinggi untuk India, Indonesia, dan Laos
โ๏ธ Kementerian Perdagangan AS telah menetapkan tarif bea anti-dumping dan bea kompensasi (countervailing duty) untuk sel fotovoltaik silikon kristal yang diimpor dari India, Indonesia, dan Laos. Reuters pertama kali melaporkan keputusan tersebut pada pukul 3:42 PM EDT pada 11 September.
๐ Tarif AD final ditetapkan sebesar 123,04% untuk India, 94,36% untuk Indonesia, dan 65,43% untuk Laos. Beberapa tarif CVD yang spesifik perusahaan bahkan lebih tinggi, termasuk 173,70% untuk PT Blue Sky Solar milik Indonesia.
๐ญ Impor dari ketiga negara meningkat dari sekitar 2,57 GW pada 2023 menjadi 6,01 GW pada 2024, yang mencerminkan pergeseran rantai pasok setelah AS memperketat langkah perdagangan terhadap Kamboja, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.
โ๏ธ Ini belum merupakan perintah bea masuk yang final. ITC diperkirakan akan memberikan suara pada 14 Oktober, dan pesanan AD/CVD dapat menyusul pada awal November jika ditemukan adanya kerugian material terhadap produsen AS.
#Solar $DOT